JAKARTA - Pernyataan Kepala BIN Syamsir Siregar mengenai adanya "menteri sontoloyo"di dalam kabinet memperjelas adanya friksi di internal Kabinet Indonesia Bersatu (KIB). Pernyaatan Syamsir ini dinilai tidak pantas diungkapkan di depan publik, karena publik menilai Presiden SBY tidak mampu mengendalikan konflik di antara menterinya.
"Pernyataan itu tidak sepantasnya diungkapkan di depan publik. Ini menandakan pemerintah tidak solid dan SBY tidak mampu mengendalikan konflik internal di kabinetnya," ujar Yudi Latif saat berbincang dengan okezone, di Jakarta, Senin (30/6/2008).
Deputi Rektor Universitas Paramadina ini menambahkan, pernyataan Syamsir juga semakin menelanjangi kebobrokan pemerintahan SBY yang selama ini terbungkus dengan rapi. Bahkan, menjelang Pilpres 2009, SBY akan semakin ditelanjangi orang-orang dekatnya.
"Ini justru ketidaksolidan semakin ditelanjangi oleh Syamsir ke publik," ungkapnya.
Seperti diketahui, Kepala BIN Syamsir Siregar menuduh ada oknum menteri dari sebuah partai politik yang sontoyo. Selain itu, Syamsir juga menuding oknum DPR membiayai aksi demo di depan gedung DPR dan Atma Jaya yang berakhir rusuh pada Senin, 16 Juni lalu. (mik)
(uky)
NEWS TICKER :

