JAKARTA - Semburan air bercampur lumpur yang terjadi di Kali Tanjungan, Kamal Muara, Jakarta Utara diakibatkan kebocoran gas milik Perusahaan Gas Negara (PGN).
Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi DKI Jakarta Wisnu Subagyo, semburan tersebut akibat pipa gas milik PGN mengalami kebocoran.
"Itu bukan semburan lumpur. Tapi aliran gas milik PGN bocor," ungkap Wisnu kepada okezone, Jakarta, Sabtu (5/7/2008).
Kebocoran gas ini membuat masyarakat sekitar cemas. Sebab, luapan gas yang menyerupai luapan lumpur lapindo sudah terjadi sejak seminggu lalu.
Kabar baiknya, hingga tadi malam, pihak Dinas PU DKI Jakarta dan petugas dari perusahaan gas negara sudah menutup valve control (kran) untuk mengalirkan gas tersebut.
"Kran kontrol sudah ditutup, jadi sudah tidak ada kebocoran lagi," katanya.
Namun, untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, Wisnu telah meminta aparatnya di lapangan untuk memberikan himbauan kepada masyarakat sekitar agartidak mendekati lokasi kebocoran tersebut.
"Kita sudah koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Sudah pasang papan pengumuman untuk menghindari lokasi itu," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, terjadi semburan air bercampur lumpur hitam setinggi 20 Cm keluar dari Kali Tanjungan, Kamal Muara, Jakarta Utara. Sejak seminggu lalu diameter semburannya kian bertambah menjadi 50 Cm dan membuat warga sekitar resah, karena berada di bawah aliran listrik.
(ase)(uky)