KULONPROGO - Tiga hari sebelum meninggal, Imam Rosyadi Santoso (12), korban tewas akibat longsor, sebenarnya sudah menunjukan firasat. Bocah ini selalu ingin tidur di tempat dingin.
Imam yang biasa tidur bersama dengan ibunya ini selalu berdalih ketika diajak tidur ibunya. Hanya saja kebiasaan berbeda bocah yang baru naik ke kelas VI SD Salamrejo ini tidak pernah dianggap oleh keluarganya.
"Kami baru sadar kalau itu menjadi pertanda dia akan kembali kepada yang kuasa," tutur Ratmin, kerabat korban, Sabtu (5/7/2008).Â
Tanda-tanda firasat inipun masih dirasakan oleh ibu korban sesaat sebelum pergi ke pasar. Tidak biasanya Imam, melambaikan tangan kepada ibunya yang hendak pergi. Lambaian tangan ini pun dilakukan tidak hanya sekali. "Terakhir korban hanya pamit, akan mencari ikan," tambah Ratmin.
(Kuntadi/Sindo/uky)