BANYUMAS - Penemuan granat nanas aktif tanpa pengait sempat menggegerkan warga Kelurahan Sumampir, Purwokerto, Kabupetan Banyumas, Jawa Tengah Minggu sore. Granat yang ditemukan oleh seorang bocah tersebut masih dibiarkan tergeletak di semak-semak dekat rumah warga.
Anggota Brimob Unit Jibom Purwokerto yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan pemeriksaan terhadap granat tersebut. Setelah dipastikan granat tersebut masih aktif, aparat langsung mengamankannya.
Menurut salah satu anggota Brimob, Bripka Supriadi granat jenis nanas tersebut mempunyai daya ledak hingga radius 200 meter. Sedangkan granat nanas itu dinyatakan masih aktif dan yang lebih berbahaya granat tersebut pengaitnya sudah lepas.
Â
"Granat ini merupakan peninggalan zaman Belanda dan masih aktif. Ini sangat berbahaya karena pengaitnya telah lepas," ujar Bripka Supriadi, Minggu, (6/7/2008).Â
Granat yang masih aktif ini ditemukan oleh Muhamad Fikri (14), yang sedang bermain di sawah. Karena dikira piala, granat ini sempat dibawa pulang dan untuk mainan bersama teman-temannya.
Namun salah seorang anggota keluarganya yang juga anggota polisi curiga jika barang mainan tersebut ternyata adalah granat. Atas laporan warga, granat yang kemudian diletakkan di depan rumah Fikri ini pun akhirnya dibawa anggota brimob unit Jibom untuk diamankan.
(Saladin Ayyubi/Global/kem)