KARANGANYAR - Sebagian warga Dusun Ledoksari Desa/kecamatan Tawangmangu Karanganyar, Jawa Tengah, mengaku masih trauma paska bencana tanah longsor akhir tahun 2007 lalu.
Meski telah menjalani aktivitas seperti biasanya, warga merasa masih was was jika peristiwa longsor yang merenggut 37 korban jiwa tersebut kembali terjadi.
Menurut Suyatmin (43), salah satu warga Ledoksari mengatakan, hingga kini dirinya masih belum bisa melupakan peristiwa tragis tersebut. Setiap kali memandang bongkahan bangunan dan bekas lokasi longsor, dirinya langsung teringat peristiwa tersebut.
"Untuk menghilangkan rasa ketakutan, saya berserah diri dan memohon kepada Tuhan agar diberikan kekuatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari," ujar suyatmin, Minggu (6/7/2008).
Sementara jika rasa ketakutan itu muncul dirinya memilih keluar rumah dan berbincang dengan tetangga sekitar.
Tak jauh berbeda, Parjimin (39), warga Ledoksari lainnya mengatakan, sebagian warga yang rumahnya terkena longsoran sebagian memang masih ketakutan untuk membangun rumahnya kembali.
"Ada tiga keluarga yang masih ketakutan. Sedangkan lainnya ada yang membangun rumah di daerah lainnya," kata Parjimin.
(Ary Wahyu Wibowo/Sindo/kem)