News Ticker
  • RI Keluar dari Daftar Penerbit Obligasi Berisiko
  • KPK Jadwalkan Periksa Bos Artha Graha Andy Kasih
  • 6 Siswa Tersesat di Gunung Gede Ditemukan Selamat
  • Sepak Bola : Hamburg Resmi Pinang Ze Roberto
  • Pemkab Bangkalan Larang Sekolah Pungut Uang Gedung
  • Juni, 473 Ribu Pekerja di Amerika Serikat Kena PHK
  • Pascalongsor, Jalur Riau-Sumbar Masih Dialihkan
  • Bulan Depan, Jamrud Luncurkan Album The Best
  • Pegadaian Catat Obligasi Rp1,5 T di BEI Hari Ini
  • Korban Tewas Flu Babi di Thailand Capai 5 Orang
o1 o2

News


Pengedar Upal di Bandung Merupakan Jaringan Baru

Minggu, 6 Juli 2008 - 21:25 wib
text TEXT SIZE :  
Share

BANDUNG - Petugas hingga saat ini masih terus mengejar tiga pelaku yang diduga sebagai dalang di balik produksi uang palsu di Kp. Karapiak RT 04/RW 02 Desa Nanjungmekar, Kec. Rancaekek, Kab Bandung.

Tiga tersangka yang masuk DPO itu antaralain DD, HD, dan IM. Salah seorang DPO, IM diketahui sebagai penyandang dana atas kegiatan produksi upal yang telah beredar di masyarakat sebesar Rp70 juta itu.

"Kita masih fokuskan pengejaran pada tiga DPO itu, karena bila sudah tertangkap akan mudah pengembangannya terkait jaringan di atas mereka," ujar Kapolsek Rancaekek AKP RN Mulyadi, Minggu (6/7/2008).

Sebelumnya lima pleaku sudah dibekuk dengan barang bukti ratusan juta uang palsu yang belum sempat diselesaikan.

Salah satu dari lima pelaku merupakan mantan kades di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat yakni Atma Kosasih (50), Devi (30), warga Karapiyak, Endang Kinoy (50), warga Karapiyak, Yoyo (30), warga Karapiak dan Zaeludin alias Joni (47), warga Buah Batu, Kota Bandung.

Dijelaskannya, kasus uang palsu tersebut tidak ada hubungannya dengan penemuan kasus upal di Bantul Jawa Tengah beberapa waktu yang lalu.

"Ini jaringan baru dan tidak ada hubungannya dengan kasus di Bantul itu," ujar Mulyadi. (Yugi Prasetyo/Sindo/kem)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar




o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Minggu, 05 Juli 2009 06:19 wib

    Masa Tenang Pilpres, Jakarta Sepi Unjuk Rasa

  • Minggu, 05 Juli 2009 01:12 wib

    Jenazah Korban Aviastar Kado Pahit Ultah Istri

  • Sabtu, 04 Juli 2009 23:28 wib

    Hasil Ujian Nasional SLTP di Sleman Tertinggi Se-DIY

  • Sabtu, 04 Juli 2009 22:09 wib

    Pemkab Bantul Tindak Tegas Koruptor Dana Gempa

  • Sabtu, 04 Juli 2009 21:13 wib

    Polisi Bandara Soetta Razia Angkutan Plat Hitam

  • o3 o4