JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Djoko Susanto diminta bertindak adil dan tegas dalam hal kesejahteraan prajurit TNI. Terutama soal pembagian rumah dinas bagi para jenderal dan prajurit yang belum memiliki rumah tinggal.
"Panglima, KASAL, dan KASAD punya rumah dan mobil mewah. Tapi mereka tidak mau meninggalkan rumah dinas meski sudah memiliki rumah sendiri. Seperti Ibu Sarwo Edi, mertua SBY. Tapi prajurit yang enggak punya rumah, malah diusir," kata Anggota Komisi 1 DPR Permadi, di Gedung DPR, Senin (14/7/2008).
Untuk hal tersebut, kata Permadi, Panglima harus menegakkan kembali hukum yang berlaku tentang rumah dinas tersebut. Sehingga, diskriminasi di tubuh TNI tidak terulang.
Sebelumnya, sejumlah keluarga pensiunan TNI baik Angkatan Udara dan Angkatan Darat menolak untuk dipindahkan dari rumah dinas yang didiaminya. Padahal, mereka sudah masuk masa pensiun. Kejadian tersebut sempat membuat kisruh hingga berakhir di pengadilan.(enp)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan