News Ticker
  • RI Keluar dari Daftar Penerbit Obligasi Berisiko
  • KPK Jadwalkan Periksa Bos Artha Graha Andy Kasih
  • 6 Siswa Tersesat di Gunung Gede Ditemukan Selamat
  • Sepak Bola : Hamburg Resmi Pinang Ze Roberto
  • Pemkab Bangkalan Larang Sekolah Pungut Uang Gedung
  • Juni, 473 Ribu Pekerja di Amerika Serikat Kena PHK
  • Pascalongsor, Jalur Riau-Sumbar Masih Dialihkan
  • Bulan Depan, Jamrud Luncurkan Album The Best
  • Pegadaian Catat Obligasi Rp1,5 T di BEI Hari Ini
  • Korban Tewas Flu Babi di Thailand Capai 5 Orang
o1 o2

News


Mau Ikut MOS, Siswi Tewas Terlindas Truk

Kamis, 17 Juli 2008 - 20:49 wib
text TEXT SIZE :  
Share

KEDIRI - Belum sempat menikmati indahnya sekolah baru, Mita Febriana(15), warga Desa Selodono, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri terburu menghembuskan nafas terakhir. Pelajar yang baru lulus SMP tersebut tewas terlindas truk saat hendak mengikuti Masa Orientasi Sekolah (MOS) di salah satu SLTA Kediri.

Peristiwa tragis ini bermula ketika Mita berangkat menuju sekolah barunya untuk mengikuti MOS pukul 05.30 WIB. Dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio, pelajar baru tersebut menyusuri Jalan Raya Desa Pule, Kecamatan Kandat yang masih lengang.

Saat meluncur dari arah selatan ke utara, Mita bermaksud mendahului sepeda motor yang melaju perlahan. Sayangnya, ketika berusaha menyalip, setang kemudinya bersenggolan dengan motor tersebut hingga membuatnya terjatuh ke kanan jalan.

Pada saat yang bersamaan, sebuah truk engkel yang melaju kencang dari arah berlawanan langsung melindas tubuh mungil korban yang masih mengenakan seragam sekolah. Korban tewas seketika dengan kepala remuk terlindas roda truk. Ironisnya, mengetahui korbannya meninggal, sopir truk yang belum diketahui identitasnya tersebut melarikan diri dengan kencang ke arah selatan.

"Truk itu langsung kabur begitu tahu korbannya pelajar dan meninggal. Saya sendiri langsung menolong korban dan tidak sempat menghafal nomor truk," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Kasat Lantas Polres Kediri AKP Harianto mengaku masih mengumpulkan keterangan di lokasi kejadian untuk mengetahui kronologis kecelakaan. Ia membenarkan jika sopir truk yang menyebabkan korban meninggal melarikan diri.

"Kami masih melacak identitas truk dan mengejarnya. Mudah-mudahan ia bisa segera tertangkap atau menyerahkan diri," katanya.

Sementara itu setelah sempat menjalani otopsi di RSUD Gambiran, jenasah Mita langsung dimakamkan di desa kelahirannya. Sementara sepeda motor Mio nopol AG 5555 GZ yang rusak berat diamankan di Mapolsek Kandat sebagai barang bukti. (Hari Tri Wasono/Sindo/hri)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar




o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Minggu, 05 Juli 2009 06:19 wib

    Masa Tenang Pilpres, Jakarta Sepi Unjuk Rasa

  • Minggu, 05 Juli 2009 01:12 wib

    Jenazah Korban Aviastar Kado Pahit Ultah Istri

  • Sabtu, 04 Juli 2009 23:28 wib

    Hasil Ujian Nasional SLTP di Sleman Tertinggi Se-DIY

  • Sabtu, 04 Juli 2009 22:09 wib

    Pemkab Bantul Tindak Tegas Koruptor Dana Gempa

  • Sabtu, 04 Juli 2009 21:13 wib

    Polisi Bandara Soetta Razia Angkutan Plat Hitam

  • o3 o4