News Ticker
  • RI Keluar dari Daftar Penerbit Obligasi Berisiko
  • KPK Jadwalkan Periksa Bos Artha Graha Andy Kasih
  • 6 Siswa Tersesat di Gunung Gede Ditemukan Selamat
  • Sepak Bola : Hamburg Resmi Pinang Ze Roberto
  • Pemkab Bangkalan Larang Sekolah Pungut Uang Gedung
  • Juni, 473 Ribu Pekerja di Amerika Serikat Kena PHK
  • Pascalongsor, Jalur Riau-Sumbar Masih Dialihkan
  • Bulan Depan, Jamrud Luncurkan Album The Best
  • Pegadaian Catat Obligasi Rp1,5 T di BEI Hari Ini
  • Korban Tewas Flu Babi di Thailand Capai 5 Orang
o1 o2

News


Di Tempat Fitnes Ryan Suka Mencuri

Rabu, 23 Juli 2008 - 04:01 wib
text TEXT SIZE :  
Share

JOMBANG - Meski dikenal sebagai guru ngaji dan pendiam, di luar lingkungan rumahnya, Ryan dicap sebagai pembuat onar. Pria berkulit putih dan berwajah tampan itu, dinilai sebagai pria pendiam namun menjengkelkan.

Setidaknya, penilaian buruk itu terlontar dari komunitas Fitness Marcella Gymnastic di Jalan Gatot Subroto Jombang. Di lingkungan para penggila tubuh sehat itu, Ryan pernah dikeluarkan sebagai member lantaran kesalahannya.

"Dia selalu bikin ulah. Pernah mencuri handphone milik teman laki-lakinya yang juga member disini," kata Ida Rosita, pemilik sanggar kebugaran Marcella Gymnastic.

Beberapa anggota sanggar mulai jengkel dengan ulah Ryan yang cenderung klepto (suka mencuri) itu. Tak hanya handphone saja yang sering dicuri, beberapa kali Ryan juga kedapatan mencuri uang member lainnya. Dari sanalah kemudian tertanam nilai jika Ryan adalah pemuda pendiam yang nakal. "Beberapa kali kedapatan mencuri, tapi dia tetap saja mengelak. Bulan Januari lalu dia kami usir dari tempat ini," tandasnya dengan nada jengkel.

Awal masuk tempat fitness tahun 2007 lalu, Ryan memang disegani sejumlah member. Selain lantaran pengakuannya sebagai anak salah satu kyai berpengaruh di Pondok Pesantren Tambak Beras, Ryan juga menampakkan sikap cool-nya. Bahkan, karena Ryan mengaku sebagai Gus (anak kyai), sejumlah member cewek segan untuk mendekat.

"Memang, Ryan suka berteman dekat dengan cowok. Perangainya yang seperti perempuan, menambah keyakinan kami jika Ryan seorang gay," tukasnya.

Soal status Ryan saat ini sebagai tersangka pembunuhan berantai, ia tak terlalu menaruh belas kasihan. Menurut dia, jika memang Ryan terbukti melakukan itu, ia pantas menerima hukuman dari polisi."Itu risikonya. Berani berbuat, harus berani bertanggung jawab," ketusnya. (Tritus Julan/Sindo/fit)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar




o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Sabtu, 04 Juli 2009 11:09 wib

    Cucu Tega Habisi Kakeknya di Bekasi

  • Sabtu, 04 Juli 2009 09:54 wib

    Dipukuli di Mesir, 4 Mahasiswa Ditanya Soal Al-Qaeda

  • Sabtu, 04 Juli 2009 09:43 wib

    Berikut Kronologis Penyiksaan 4 Mahasiswa di Mesir

  • Sabtu, 04 Juli 2009 09:01 wib

    Pagi Ini Ujang "Facebook" Dipanggil Polresta Bogor

  • Sabtu, 04 Juli 2009 08:27 wib

    15 Mayat dalam 1 Lubang Pindahan dari TPU Lain

  • o3 o4