News Ticker
  • RI Keluar dari Daftar Penerbit Obligasi Berisiko
  • KPK Jadwalkan Periksa Bos Artha Graha Andy Kasih
  • 6 Siswa Tersesat di Gunung Gede Ditemukan Selamat
  • Sepak Bola : Hamburg Resmi Pinang Ze Roberto
  • Pemkab Bangkalan Larang Sekolah Pungut Uang Gedung
  • Juni, 473 Ribu Pekerja di Amerika Serikat Kena PHK
  • Pascalongsor, Jalur Riau-Sumbar Masih Dialihkan
  • Bulan Depan, Jamrud Luncurkan Album The Best
  • Pegadaian Catat Obligasi Rp1,5 T di BEI Hari Ini
  • Korban Tewas Flu Babi di Thailand Capai 5 Orang
o1 o2

News


PPP Dekati Gus Dur Bisa Tambah Masalah

Kamis, 24 Juli 2008 - 10:23 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Angiola Harry - Okezone

JAKARTA - Ditengah sengitnya perseteruan internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) antara Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dengan Muhaimin Iskandar, Pengamat Politik Arbi Sanit menilai sebaiknya jangan ada pihak lain yang campur tangan. 

Hal itu menanggapi kedatangan Pemimpin Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali dan Ketua Fraksi Persatuan Pembangunan Lukman Hakim Syaifuddin menemui Gus Dur di kantor pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU), Rabu 23 Juli kemarin. 

"Oleh karena tidak jelas motifnya, maka ini bisa memperdalam perpecahan. Momentumnya tidak tepat, apalagi Gus Dur orangnya unpredictable, itupun belum termasuk persepsi Muhaimin atas kedatangan kedua pimpinan PPP itu," papar Arbi saat dihubungi okezone di Jakarta, Kamis (24/7/2008). 

Contoh lain menurut Arbi yakni proses persidangan. Hingga saat ini, walau hakim pengadilan sudah melayangkan putusan, namun tetap saja tidak mendamaikan satu sama lain. Apalagi jika dicampuri pihak lain. 

Dewasa ini, lanjutnya, semua melihat bahwa Gus Dur tidak mungkin ditarik kembali ke dalam (PKB). Tapi jika dikatakan bahwa PPP akan menampung PKB, juga tidak mungkin. 

"Kecuali bila para  nahdliyin mendorong Gus Dur agar tidak golput. Sehingga kemungkinan PKB beralih ke PPP bisa terjadi, tapi sekali lagi ini pun sulit karena kita tahu sifat Gus Dur," kata Arbi. Sehingga tidak ada solusi dari pihak lain, melainkan hanya diselesaikan secara internal.

 

(rgi)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar




o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4