News Ticker
  • RI Keluar dari Daftar Penerbit Obligasi Berisiko
  • KPK Jadwalkan Periksa Bos Artha Graha Andy Kasih
  • 6 Siswa Tersesat di Gunung Gede Ditemukan Selamat
  • Sepak Bola : Hamburg Resmi Pinang Ze Roberto
  • Pemkab Bangkalan Larang Sekolah Pungut Uang Gedung
  • Juni, 473 Ribu Pekerja di Amerika Serikat Kena PHK
  • Pascalongsor, Jalur Riau-Sumbar Masih Dialihkan
  • Bulan Depan, Jamrud Luncurkan Album The Best
  • Pegadaian Catat Obligasi Rp1,5 T di BEI Hari Ini
  • Korban Tewas Flu Babi di Thailand Capai 5 Orang
o1 o2

News


200 Ibu Rumah Tangga di Bali Terinfeksi HIV

Rabu, 30 Juli 2008 - 15:02 wib
text TEXT SIZE :  
Share

DENPASAR - Sebanyak 200 ibu rumah tangga di Bali diketahui terinfeksi Human Immunodeficiancy Virus (HIV). Hal tersebut menunjukkan bahwa penularan HIV telah meluas pada kelompok masyarakat umum.

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bali mencatat, sejak kasus HIV pertamakali ditemukan di Bali pada tahun 1987 hingga 31 Mei 2008, ada sebanyak 200 ibu rumah tangga telah terinfeksi HIV.

"Mereka umumnya terinfeksi dari suami mereka yang menjadi pelanggan pekerja seks," terang Koordinator Pokja Pengobatan Perawatan dan Dukungan KPA Bali Tuti Parwati Merati di Denpasar, Rabu (30/7/2008).

Selain ibu rumah tangga, sambung Tuti, ada sebanyak 185 perempuan bukan pekerja seks dan bukan pengguna narkoba suntik yang juga terinfeksi HIV.

Sebagian besar pengidap HIV positif ini tinggal di Kota Denpasar, dan sebagian lainnya tersebar di seluruh kabupaten di Provinsi Bali.

Tingginya penularan HIV pada kelompok ibu rumah tangga, kata dia, disebabkan oleh rendahnya kesadaran para lelaki pelanggan pekerja seks untuk menggunakan kondom.

"Jadi mereka dapat virus di luar, lalu ditularkan ke istrinya yang bahkan tidak pernah berhubungan seks dengan laki-laki lain," ujar penemu kasus HIV pertama di Indonesia itu.

Ironisnya, menurut Tuti, stigma dan diskriminasi terhadap orang yang terinfeksi HIV justru membuat penularannya tak terkendali. Pasalnya, stigma ini telah membuat banyak kalangan enggan memeriksakan status HIV-nya.

"Akibatnya, banyak pihak yang tidak menyadari dirinya sudah terinfeksi HIV, lalu seenaknya menularkan virus pada pasangan tetapnya di rumah," pungkasnya. (Ni Komang Erviani/Sindo/ded)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar




o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Minggu, 05 Juli 2009 06:19 wib

    Masa Tenang Pilpres, Jakarta Sepi Unjuk Rasa

  • Minggu, 05 Juli 2009 01:12 wib

    Jenazah Korban Aviastar Kado Pahit Ultah Istri

  • Sabtu, 04 Juli 2009 23:28 wib

    Hasil Ujian Nasional SLTP di Sleman Tertinggi Se-DIY

  • Sabtu, 04 Juli 2009 22:09 wib

    Pemkab Bantul Tindak Tegas Koruptor Dana Gempa

  • Sabtu, 04 Juli 2009 21:13 wib

    Polisi Bandara Soetta Razia Angkutan Plat Hitam

  • o3 o4