JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo Notodiprojo menyatakan, rekaman Cockpit Voice Recorder (CVR) AdamAir yang sempat beredar di internet memiliki keganjilan, terutama pada suara teriakan di menit terakhir.
"Satu-satunya keganjilan adalah pada menit ke-5 detik ke-36, yaitu dua detik terakhir setelah teriakan terakhir yang mengulang teriakan awal," ujar Roy usai diskusi di hotel Meridien, Jakarta, Rabu (6/8/2008).
Menurut Roy, kemungkinan memang pita asli rekaman tersebut memang berbentuk realtape. Artinya kalau realtape itu akan kembali ke putaran awal.
"Jadi mungkin saat proses digitalisasi atau mengkopinya kemudian itu menekan pause-nya tidak sama dengan rekamannya itu selesai," sambungnya.
Roy mengaku, Meski dirinya bukan ahli penerbangan maupun seorang pilot, namun dia bisa membedakan antara suara yang ada efeknya dengan suara yang tidak.
"Kecil kemungkinan itu suatu rekayasa, instrumen-instrumen yang berbunyi, kemudian yang paling jelas adalah ada over speed alarm. Seperti suara sandiwara radio. Karena jarak antara perekam dan sound efek itu cukup dekat," papar Roy
Menurut Roy, dia memastikan, efek yang ada dalam rekaman itu kecil kemungkinan hasil rekayasa. "Tapi suara orangnya, harus dipastikan dengan audio spectrum analicer," imbuhnya. (ded)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan