News Ticker
  • RI Keluar dari Daftar Penerbit Obligasi Berisiko
  • KPK Jadwalkan Periksa Bos Artha Graha Andy Kasih
  • 6 Siswa Tersesat di Gunung Gede Ditemukan Selamat
  • Sepak Bola : Hamburg Resmi Pinang Ze Roberto
  • Pemkab Bangkalan Larang Sekolah Pungut Uang Gedung
  • Juni, 473 Ribu Pekerja di Amerika Serikat Kena PHK
  • Pascalongsor, Jalur Riau-Sumbar Masih Dialihkan
  • Bulan Depan, Jamrud Luncurkan Album The Best
  • Pegadaian Catat Obligasi Rp1,5 T di BEI Hari Ini
  • Korban Tewas Flu Babi di Thailand Capai 5 Orang
o1 o2

News


Kecurangan di Sekolah Favorit Tulungagung

Jum'at, 8 Agustus 2008 - 03:13 wib
text TEXT SIZE :  
Share

TULUNGAGUNG - Penerimaan siswa baru (PSB) yang berlangsung di sejumlah sekolah negeri favorit SMP dan SMA  di  Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur diduga menggunakan rekomendasi Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) setempat.

Hal itu berdasarkan laporan anggota masyarakat yang diterima anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung.

Menurut anggota Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan Yuli Bambang Purnomo, praktek rekomendasi PSB tersebut jelas menyalahi aturan pendidikan.

Selain itu,  sebuah tradisi rekomendasi tentu tidak jauh dari pungutan liar (pungli).

"Benar kami mendapat laporan dari masyarakat adanya rekomendasi  dalam PSB. Kalau memang terjadi seperti itu, tentu tidak dibenarkan, "ujarnya kepada wartawan, Kamis (7/8/2008).

Informasi yang diterima dewan, rekomendasi yang dikeluarkan Kadindik Maryoto Birowo telah  mengubah pagu  kelas di sekolah favorit.

Misalnya Sekolah SMAN 01 Boyolangu yang semestinya berpagu 9 kelas berubah menjadi 10 kelas dengan rata-rata setiap 40 siswa/kelas.

(Solichan Arif/Sindo/rgi)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar




o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4