KEDIRI - Tindak kejahatan tampaknya sudah semakin berani. Bahkan tidak kenal waktu dan tempat. Seperti kasus kejahatan yang menimpa Rohmah Yuliani, warga Desa Tawang, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.
Rohmah dirampok di Jalan Kuwak Utara sekira pukul 12.00 WIB pada Rabu (20/8/2008) hari ini, saat dirinya turun dari mobil sedan bernomor polisi AG 367 AA bersama dua rekannya Uni dan Nanik.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kronologi peristiwa perampokan tersebut setelah korban baru saja meminjam uang dari Nanik sebesar Rp20 juta. Uang tersebut, rencanya akan dipergunakan untuk memenangkan tender proyek pemerintah daerah.
Usai mendapatkan uang itu, korban bersama Nanik dan Umi menuju kantor Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi). Saat turun dari mobil sambil menenteng tas berisi uang itulah tiba-tiba ia dipukul oleh seseorang dari samping kiri. Seketika itu tubuhnya terjatuh beserta tas berisi uang yang baru saja dipinjamnya. Dan secepat kilat, laki-laki tersebut mengambil tas yang jatuh dan pergi meninggalkan lokasi bersama rekannya yang menunggu di atas sepeda motor.
Selain uang tunai, kata Rohmah, di dalam tas tersebut juga terdapat ponsel dan STNK kendaraan.
Atas kejadian itu, Rohmah mengaku heran bagaimana pelaku bisa mengetahui uang tersebut. Meski demikian, ia enggan mencurigai siapapun dan menyerahkan penyelidikannya kepada polisi.
Kepala Sentra Pelayanan Polresta Kediri Aiptu Mat Sukur mengaku belum bisa memberikan keterangan atas pelaku perampokan itu. Setelah laporan kasus itu diterima, akan dilimpahkan ke Satuan Reskrim yang menangani. (Hari Tri Wasono/Sindo/enp)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad