News Ticker
  • RI Keluar dari Daftar Penerbit Obligasi Berisiko
  • KPK Jadwalkan Periksa Bos Artha Graha Andy Kasih
  • 6 Siswa Tersesat di Gunung Gede Ditemukan Selamat
  • Sepak Bola : Hamburg Resmi Pinang Ze Roberto
  • Pemkab Bangkalan Larang Sekolah Pungut Uang Gedung
  • Juni, 473 Ribu Pekerja di Amerika Serikat Kena PHK
  • Pascalongsor, Jalur Riau-Sumbar Masih Dialihkan
  • Bulan Depan, Jamrud Luncurkan Album The Best
  • Pegadaian Catat Obligasi Rp1,5 T di BEI Hari Ini
  • Korban Tewas Flu Babi di Thailand Capai 5 Orang
o1 o2

News


Anthony Tuding Ansar & Rusli Berbohong

Rabu, 20 Agustus 2008 - 22:19 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Maria Ulfa Eleven Safa - Okezone

JAKARTA - Anthony Zeidra Abidin menganggap Rusli Simanjuntak dan Asnar Anshari telah berbohong dalam penyerahan dana BI yang dilakukan beberapa kali ke rumahnya.

"Saya ingin membuktikan kebohongan saudara Rusli dan Asnar dalam penyerahan uang yang menuding saya telah menerima tiga kali,"  ujarnya saat menjadi saksi dalam sidang Burhanudin Abdulah di Pengadilan Tipikor, Rabu (20/8/2008) malam.

"Pada 2 juli 2003, saya dibilang menerima Rp5,5 miliar, padahal rumah itu belum saya tempati karena belum ada serah terima dari pihak bank. Saya baru menempati setelah mendapatkan kredit pada tanggal 8 juli 2003," tandasnya.

Dia menambahkan, pada 23 juli 2003 yang dikatakan menerima uang sebesar Rp7,5 miliar di rumahnya juga tidak benar, karena saat itu dirinya tengah berada di luar negeri.

"Ansar telah mengembalikam uang sebesar Rp3 miliar ke KPK pada April 2008. Jumlah tersebut jauh lebih besar dari pada jumlah yang saya terima. namun sampai saat ini kenapa saudara Asnar belum dijadikan tersangka?" keluh Wakil Gubernur Jambi itu.

Sidang akan kembali di gelar dua pekan mendatang atau pada 3 September 2008 dengan menghadirkan sejumlah saksi ahli dari JPU. (teb)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar




o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4