JAKARTA- Survei membuktikan, nama Megawati Soekarnoputri terus berada di puncak dalam berbagai survei yang dilakukan. Hal ini jelas menguntungkan bagi calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.
Sekjen PDIP Pramono Anung mengakui, selain karena maksimalnya kerja mesin partai, sikap oposisi juga sangat menguntungkan, karena publik menilai PDIP tidak ikut bertanggungjawab dalam kebijakan pemerintah yang tidak populer.
Bahkan, kata dia, jika pemerintah tidak melakukan dengan gebrakan yang dahsyat, maka PDIP dan Megawati akan semakin populer dan akan menjadi capres pilihan rakyat.
"PDIP adalah partai yang kelaminnya paling jelas yakni sebagai partai oposisi, sehingga ketika ada kekecewaan dari masyarakat terhadap pemerintah maka yang menjadi pilihannya adalah partai oposisi," kata Pramono di Jakarta Senin (8/9/2008).
Dia menambahkan, Megawati juga menjadi capres pilihan rakyat yang kala itu mendukung SBY. Sebab, kata dia, mereka dikecewakan harapan kehidupannya dengan kebijakan yang tidak populer.
"Rakyat tentunya kecewa karena setelah memilih SBY ternyata tidak lebih baik dibandingkan Pemerintahan di zaman Ibu Mega. Karena itu, mereka kebanyakan akan kembali berpaling ke Ibu Mega," ujarnya.
Selain itu, kelebihan Megawati juga dikarenakan dukungan bulat dari PDIP. Dimana seluruh struktur partai tingkat DPP hingga ranting tidak ada yang menolak pencalonan Mega sebagai capres.
"Belajar dari kekalahan di Pemilu 2004, PDIP akan terus menjaga bagaimana Ibu Mega sebagai capres akan terus menjadi figur paling populer dan diharapkan rakyat," demikian tandasnya. (Rahmat Sahid/Sindo/teb)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad