News Ticker
  • RI Keluar dari Daftar Penerbit Obligasi Berisiko
  • KPK Jadwalkan Periksa Bos Artha Graha Andy Kasih
  • 6 Siswa Tersesat di Gunung Gede Ditemukan Selamat
  • Sepak Bola : Hamburg Resmi Pinang Ze Roberto
  • Pemkab Bangkalan Larang Sekolah Pungut Uang Gedung
  • Juni, 473 Ribu Pekerja di Amerika Serikat Kena PHK
  • Pascalongsor, Jalur Riau-Sumbar Masih Dialihkan
  • Bulan Depan, Jamrud Luncurkan Album The Best
  • Pegadaian Catat Obligasi Rp1,5 T di BEI Hari Ini
  • Korban Tewas Flu Babi di Thailand Capai 5 Orang
o1 o2

News


Popularitas Mega Naik Karena SBY

Senin, 8 September 2008 - 22:35 wib
text TEXT SIZE :  
Share

JAKARTA- Survei membuktikan, nama Megawati Soekarnoputri terus berada di puncak dalam berbagai survei yang dilakukan. Hal ini jelas menguntungkan bagi calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

Sekjen PDIP Pramono Anung mengakui, selain karena maksimalnya kerja mesin partai, sikap oposisi juga sangat menguntungkan, karena publik menilai PDIP tidak ikut bertanggungjawab dalam kebijakan pemerintah yang tidak populer.

Bahkan, kata dia, jika pemerintah tidak melakukan dengan gebrakan yang dahsyat, maka PDIP dan Megawati akan semakin populer dan akan menjadi capres pilihan rakyat.

"PDIP adalah partai yang kelaminnya paling jelas yakni sebagai partai oposisi, sehingga ketika ada kekecewaan dari masyarakat terhadap pemerintah maka yang menjadi pilihannya adalah partai oposisi," kata Pramono di Jakarta Senin (8/9/2008).

Dia menambahkan, Megawati juga menjadi capres pilihan rakyat yang kala itu mendukung SBY. Sebab, kata dia, mereka dikecewakan harapan kehidupannya dengan kebijakan yang tidak populer.

"Rakyat tentunya kecewa karena setelah memilih SBY ternyata tidak lebih baik dibandingkan Pemerintahan di zaman Ibu Mega. Karena itu, mereka kebanyakan akan kembali berpaling ke Ibu Mega," ujarnya.

Selain itu, kelebihan Megawati juga dikarenakan dukungan bulat dari PDIP. Dimana seluruh struktur partai tingkat DPP hingga ranting tidak ada yang menolak pencalonan Mega sebagai capres.

"Belajar dari kekalahan di Pemilu 2004, PDIP akan terus menjaga bagaimana Ibu Mega sebagai capres akan terus menjadi figur paling populer dan diharapkan rakyat," demikian tandasnya. (Rahmat Sahid/Sindo/teb)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar




o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Sabtu, 04 Juli 2009 21:13 wib

    Polisi Bandara Soetta Razia Angkutan Plat Hitam

  • Sabtu, 04 Juli 2009 20:12 wib

    Puluhan Warga Cilincing Keracunan Nasi Bungkus

  • Sabtu, 04 Juli 2009 19:29 wib

    Bus Pendukung SBY-Boediono Terbalik di Tol

  • Sabtu, 04 Juli 2009 18:48 wib

    Jenazah Letkol Deddy Diterbangkan dari Papua

  • Sabtu, 04 Juli 2009 17:58 wib

    Mau Kongkow? Hindari Kawasan Senayan

  • o3 o4