News Ticker
  • RI Keluar dari Daftar Penerbit Obligasi Berisiko
  • KPK Jadwalkan Periksa Bos Artha Graha Andy Kasih
  • 6 Siswa Tersesat di Gunung Gede Ditemukan Selamat
  • Sepak Bola : Hamburg Resmi Pinang Ze Roberto
  • Pemkab Bangkalan Larang Sekolah Pungut Uang Gedung
  • Juni, 473 Ribu Pekerja di Amerika Serikat Kena PHK
  • Pascalongsor, Jalur Riau-Sumbar Masih Dialihkan
  • Bulan Depan, Jamrud Luncurkan Album The Best
  • Pegadaian Catat Obligasi Rp1,5 T di BEI Hari Ini
  • Korban Tewas Flu Babi di Thailand Capai 5 Orang
o1 o2

News


25 Oktober, PKS Launching 100 Pemimpin Muda Indonesia

Sabtu, 11 Oktober 2008 - 03:36 wib
text TEXT SIZE :  
Share

JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan me-launching 100 Pemimpin Muda Indonesia pada 25 Oktober mendatang. Sebanyak 100 pemimpin muda ini merupakan calon pemimpin nasional yang dinilai PKS memiliki komitmen terhadap reformasi di bidang yang digeluti masing-masing.

"100 Pemimpin Muda Indonesia ini akan kita umumkan namanya pada 25 Oktober. Mereka dipilih karena kredibilitas dan konsistensi mereka terhadap perbaikan," ujar Sekjen DPP PKS Anis Matta ketika dihubungi, Jumat (10/10/2008).

Anis menjelaskan, setelah nama 100 calon tokoh nasional ini dipublikasikan, pada 30 Oktober 2008 ke-100 tokoh itu akan dipertemukan dalam sebuah pertemuan yang dinamakan Forum Pemimpin Muda Indonesia. "Di forum itu mereka akan mendiskusikan perubahan mendasar apa yang harus dilakukan di Indonesia," paparnya.

Ketua Tim Pemenangan Pemilu Nasional PKS ini menambahkan, forum itu nanti tidak akan mengatasnamakan partainya. "Hanya saja, bahwa forum itu digagas PKS, iya. Tapi itu adalah forum lintas profesi," jelasnya.

Seperti diketahui, PKS mengumpulkan 100 tokoh muda Indonesia untuk berhimpun dalam sebuah forum. Partai pimpinan Tifatul Sembiring ini mulai menjaring tokoh muda itu pada 8 Oktober 2008 yang diselenggarakan di Yogyakarta. Beberapa tokoh muda yang terpilih versi PKS di antaranya politikus Partai Golkar Yuddy Chrisnandi, pakar hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM) Denny Indrayana, profesor termuda Universitas Indonesia Eko Prasodjo, dan Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Teten Maduki. (Rosmiyati Dewi Kandi/Sindo/hri)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar




o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Sabtu, 04 Juli 2009 06:03 wib

    Menbudpar Dukung Produksi Film Pajajaran-Majapahit

  • Sabtu, 04 Juli 2009 02:04 wib

    Pesta Seks & Miras, Dua Pelajar Digerebek

  • Sabtu, 04 Juli 2009 01:04 wib

    PRT Tewas Mengenaskan di Bekasi

  • Sabtu, 04 Juli 2009 00:01 wib

    4 Pasien Positif Flu Babi Diperbolehkan Pulang

  • Jum'at, 03 Juli 2009 22:55 wib

    Park And Ride Busway akan Ditambah

  • o3 o4