NGAWI - Bencana puting beliung kembali menerjang wilayah Ngawi. Kali ini, angin kencang disertai hujan deras itu menerjang kawasan Desa Keraswetan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, sore tadi.
Akibat terjangan angin kencang itu, sebuah pohon besar yang berumur puluhan tahun roboh dan menutupi badan jalan yang menghubungkan wilayah Ngawi-Madiun.
Menurut Suhaimin (41) warga Desa Keraswetan, angin puting beliung berlangsung sejak pukul 16.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. "Angin kencang datang bersamaan dengan hujan deras. Akibatnya sebuah pohon umur 30 tahun tumbang dan menutup badan jalan. Arus dari arah Madiun ke Ngawi dan sebaliknya macet total," ujarnya, Senin (13/10/2008).
Menurutnya, akibat peristiwa ini arus lalu lintas sempat macet sepanjang satu kilometer, selama dua jam.
Angin puting beliung ini juga menyebabkan belasan rumah di Desa Keraswetan mengalami rusak ringan. Belasan atap rumah warga terlihat pecah berhamburan tertiup angin. Selain itu, genteng-genteng rumah warga juga banyak tersingkap.
Sejak sore tadi, warga terlihat bergotong royong membersihkan rumahnya dan mengganti genteng yang rusak.
"Sekira sebelas rumah warga rusak ringan bagian atapnya," ujar Sunarto, warga lainnya sambil membetulkan atap rumahnya.
Sekadar diketahui, sepekan yang lalu puting beliung juga terjadi di Desa Pitu, Kecamatan Pitu, Ngawi. Data dari pemkab setempat menyebutkan, tiga rumah roboh dan ratusan lainnya mengalami rusak berat dan ringan. Lalu, belasan pohon juga tumbang menutupi jalan desa sekaligus jalan alternatif dari dan ke Kota Ngawi.
(Muhammad Roqib/Sindo/lsi)
NEWS TICKER :

