o1 o2

News


Antisipasi Tawuran Susulan, Undana Liburkan Perkuliahan

Selasa, 18 November 2008 - 11:17 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Rahmat J - Okezone

KUPANG-Aktifitas perkuliahan di kampus Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang dan Politeknik Negeri Kupang diliburkan selama sepekan.

Ini dilakukan setelah terjadi tawuran antarmahasiswa yang menewaskan Sisilia Radja (18), mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik serta melukai sedikitnya 15 orang, termasuk dua anggota Polres Kota Kupang.

Meski diliburkan, puluhan mahasiswa yang sebelumnya bertikai masih terlihat siaga di kampus masing-masing. "Kami hanya berjaga-jaga, jangan sampai ada serangan susulan," kata seorang mahasiswa Politeknik yang minta namanya tidak ditulis, Selasa (18/11).

Aparat keamanan belum menetapkan tersangka dalam aksi tawuran yang menghancurkan sebagian besar kaca jendela, pintu dan perlengkapan kuliah itu.

Direktur Politeknik Negeri Kupang, Bekak Kolimon, kepada wartaan mengatakan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Dekan Fakultas Hukum Undana, Aloysius Sukardan dan Pembantu Rektor I, I Made Bagus Arjana serta pihak terkait.

"Salah satu hasil pertemuan yakni menyelidiki bersama kasus tawuran tersebut. Untuk mencegah terjadi aksi susulan, mahasiswa politeknik dan fakultas hukum diliburkan selama seminggu. Aktivitas perkuliahan baru akan dilanjutkan pekan depan," ujarnya.

Sejauh ini, belum ada penjelasan resmi dari pihak kampus maupun aparat kepolisian mengenai penyebab terjadinya tawuran. "Kami belum mengetahui penyebabnya. Sekarang kami masih berusaha untuk mengamankan situasi agar kembali kondusif," kata Dekan Fakultas Hukum, Aloysius Sukardan.

Korban tewas, Sisilia Radja, yang tewas akibat serangan jantung saat aksi tawuran, akan dimakamkan Kamis mendatang. "Kami berduka karena anak kami tidak bersalah, tetapi menjadi korban," kata Melkianus Radja, ayah korban.

Aparat kepolisian sendiri mengalami kesulitan untuk mengamankan para pelaku tawuran.Sejauh ini belum ada pelaku yang ditangkap. "Kami serahkan kasus ini ke pimpinan politeknik dan fakultas hukum untuk diproses secara internal," kata Kepala Bina Operasonal Polres Kota Kupang, Dedi Iskandar.

Tawuran yang melibatkan mahasiswa Fakultas Hukum dan Politeknik Negeri Kupang, terjadi Senin (17/11/2008) siang, diduga disebabkan oleh aksi saling ejek antara beberapa mahasiswa yang kampusnya saling berdekatan itu.
(ram)

Bagi Pengguna Ponsel, BlackBerry Nikmati Berita Terkini Di http://m.okezone.com
Share
 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?

Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan
o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Rabu, 10 Februari 2010 05:04 wib

    Drajat: Soetrisno Berjasa bagi PAN

  • Rabu, 10 Februari 2010 04:04 wib

    KPU Dinilai Ceroboh Cabut SEB Panwas

  • Rabu, 10 Februari 2010 03:03 wib

    Polisi Selidiki Ledakan Genset RSU Pirngadi

  • Rabu, 10 Februari 2010 02:30 wib

    Polisi Ditembak, Saksi Kunci Masih Diamankan

  • Rabu, 10 Februari 2010 02:03 wib

    Pelaku Penembak Polisi Tidak Sendirian

  • o3 o4