News Ticker
  • RI Keluar dari Daftar Penerbit Obligasi Berisiko
  • KPK Jadwalkan Periksa Bos Artha Graha Andy Kasih
  • 6 Siswa Tersesat di Gunung Gede Ditemukan Selamat
  • Sepak Bola : Hamburg Resmi Pinang Ze Roberto
  • Pemkab Bangkalan Larang Sekolah Pungut Uang Gedung
  • Juni, 473 Ribu Pekerja di Amerika Serikat Kena PHK
  • Pascalongsor, Jalur Riau-Sumbar Masih Dialihkan
  • Bulan Depan, Jamrud Luncurkan Album The Best
  • Pegadaian Catat Obligasi Rp1,5 T di BEI Hari Ini
  • Korban Tewas Flu Babi di Thailand Capai 5 Orang
o1 o2

News


Berebut Jadi PNS, Ambil Nomor Harus Kucing-Kucingan

Kamis, 20 November 2008 - 06:09 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Calon PNS di Mojokerto pingsan karena tak kuat berdesak-desakan

BOJONEGORO -  Sejak pagi, ratusan calon pendaftar CPNS mulai berdatangan. Bahkan, tak jarang, calon pendaftar dari luar daerah menginap di gedung serbaguna atau di rumah keluarga  yang terletak di sekitar tempat pendaftaran.

Mereka bertambah berjubel menjelang siang, sehingga harus sabar berdesak-desakan. "Saya sudah ada di sini sejak kemarin (Selasa, 18/11)," kata Maftuhah pelan, Rabu (19/11/2008).

Dia menuturkan, sejak hari pertama pembukaan pedaftaran CPNS, da berangkat dari rumahnya di Kecamatan Jatirogo, Tuban. Dengan mengantongi ijazah D-II PGSD, dia bermaksud mengadu nasib menjadi guru negeri di salah satu SDN di Bojonegoro.

Sejak pukul 06.00 WIB, dua jam sebelum pendaftaran dibuka, dia sudah berada di lokasi gedung. Maftuhah tak sendirian, karena ratusan calon pendaftar juga mempunyai tujuan sama: cepat mendapatkan nomor urut.

Maftuhah mengeluhkan petugas pendaftaran yang tidak mengatur pengambilan nomor urut bagi calon pendaftar. Karena, petugas selalu berpindah-pindah untuk menghindari kerumunan. Akibatnya, para calon pendaftar harus lari kesana-kemari mencari pemberi nomor urut. Karena tanpa nomor urut itu, mereka tidak bisa masuk ke gedung menyerahkan berkas lamaran CPNS.

Meski demikian, dia tetap akan menunggu hingga mendapatkan nomor urut tersebut. Entah sampai jam berapa. Karena, hingga pukul 11.00 WIB, dia dan ratusan calon pendaftar lain masih terus berebut nomor urut.

"Ya saya akan menunggunya. Entah sampai kapan. Saya tadi malam menginap di sini. Seharusnya, yang pagi datang dicatat dulu agar dapat nomor pertama," keluhnya.

Dari pantauan di lapangan, ratusan pendaftar terus berjubel untuk berebut nomor urut. Bahkan, insiden kecil sempat terjadi saat salah satu dari mereka terjatuh dan teriak histeris. Khawatir terjadi apa-apa, akhirnya pembagian nomor urut mendapat penjagaan ketat dari aparat Satpol PP Pemkab Bojonegoro sebanyak dua pleton atau 60 orang.

Rata-rata, mereka berharap segera mendapatkan nomor urut itu. Karena, banyak dari mereka berasal dari luar daerah di antaranya berasal dari Tuban, Bojonegoro, Ngawi, dan Lamongan.  

"Bagaimana harus pulang, kalau besok harus datang ke sini lagi," terang calon pendaftar lainnya.

Sementara itu, secara terpisah, Ketua Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Heri Sujarwo, mengatakan calon pendaftar hari kemarin mencapai 1.005 orang. Mereka kebanyakan dari tenaga kesehatan sebanyak 119 orang, dan dari guru sebanyak 485 orang.
 
"Ada beberapa formasi yang belum ada pendaftar, di antaranya diantaranya D-3 spesialis anestesi," katanya.

Dia menegaskan, jumlah petugas yang dikerahkan ke gedung serbaguna sudah ditambah dari hari sebelumnya. Kemarin, sebanyak 20 orang ditempatkan di lokasi pendaftaran. Dan lima orang berada di kantor BKD Jalan Teuku Umar untuk entri data.
 
"Kami berharap pendaftar sabar. Karena waktunya kan masih panjang," tegasnya.

BKD, lanjut dia akan melakukan evaluasi, terutama soal waktu pendaftaran yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Dan jika dirasa masih kurang, maka tidak menutup kemungkinan akan ditambah hingga malam hari.  

"Kami akan evaluasi. Karena yang pasti kita akan memberikan pelayanan maksimal. Apakah nanti perlu pendaftaran sampai malam, akan kita pikirkan," tegasnya. (Nanang Fahrudin/Sindo/fit)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar




o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Sabtu, 04 Juli 2009 17:58 wib

    Mau Kongkow? Hindari Kawasan Senayan

  • Sabtu, 04 Juli 2009 16:47 wib

    Ujang "Facebook" Diperiksa Polisi 2 Jam

  • Sabtu, 04 Juli 2009 14:18 wib

    Sejoli Korban Tabrak Lari Hanyut di Sungai

  • Sabtu, 04 Juli 2009 13:12 wib

    Tipu TKI, PJTKI Ilegal Digerebek Polisi

  • Sabtu, 04 Juli 2009 11:09 wib

    Cucu Tega Habisi Kakeknya di Bekasi

  • o3 o4