JAKARTA - Indonesia mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan sidang pleno Asian Parliamentary Assembly (APA) III yang akan diselenggarakan pada tanggal 27-29 November 2008.
Sidang yang akan dihadiri oleh sekitar 250 orang peserta dari 39 negara anggota ini akan didahului dengan pertemuan executive council pada tanggal 26 November 2008 yang akan dilangsungkan di Jakarta Convention Center.
''Acara ini merupakan pertemuan atau wadah parlemen Asia yang memiliki 39 anggota, Indonesia sejak awal terlibat dari gagasan hingga pembentukan, sekretariat jenderalnya berada di Teheran dan setiap tahun mengadakan sidang pleno, sidang I dan II di Teheran dan yang ketiga besok di Jakarta, dan Pak Abdillah Toha merupakan ketua sterring committenya.'' kata ketua DPR Agung Laksono saat konferensi pers di ruang kerjanya, Rabu (19/11/2008).
Acara tersebut, lanjut Agung, akan secara resmi dibuka oleh Presiden SBY, pada tanggal 27 november 2008. Adapun tujuan acara tersebut salah satunya adalah untuk mencoba menawarkan atau mencari sistem baru di bidang finansial global, sebab sistem keuangan global saat ini tidak dapat mencegah dampak negatif dari keuangan global.
''Mereka diharapkan sudah hadir tanggal 26, seluruh kegiatan dilaksanakan di Senayan, sidang di JCC dan dibuka di DPR, sedangkan tempat menginap para peserta di hotel Sultan.'' jelasnya
Sementara itu di kesempatan yang sama Ketua Steering Comitte Abdillah Toha memaparkan beberapa agenda yang akan dibawa ke sidang pleno APA nanti, di antaranya adalah dana pengentasan kemiskinan di Asia, pengusulan penanaman satu milyar pohon di Asia. "Setiap ada satu anak yang baru lahir, satu pohon ditanam," katanya.
Persoalan pemberantasan korupsi dan kerjasama informasi dan pembuatan kode etik parlemen juga akan dibahas.
"Kami akan tukar menukar info, dan juga diminta untuk segera mengklarifikasi united convention of corruption, selain itu juga ada resolusi mengenai globalisasi, rekomendasi bersama untuk menghadapi tantangan globalisasi.'' ungkapnya.
Sementara itu, Sekjen DPR Nining Indra Saleh mengaku pihaknya telah mempersiapkan anggaran Rp7 miliar untuk penyelenggaraan itu.
"Untuk seluruh akomodasi dan transport kami akan dibantu event organizer dan interpreter asing. Mengenai biaya untuk sementara biayanya berjumlah Rp7 miliar,'' Katanya kepada wartawan di DPR, Rabu (19/11/2008). (fit)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad