o1 o2

News


Presiden Ultimatum Bakrie Lunasi Pembayaran Lapindo

Jum'at, 28 November 2008 - 00:04 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Amirul Hasan - Okezone
Foto: capture RCTI

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memaksa Group Bakrie untuk melunasi sisa pembayaran ganti rugi kepada warga korban luapan lumpur lapindo paling lambat Senin mendatang.

Hal ini dikemukakan oleh Menteri Pekerja Umum Djoko Kirmanto kepada wartawan usai berbicara dengan bos Lapindo Nirwan Bakrie di Kantor Presiden, Kamis (27/11/2008).

Djoko menceritakan bahwa saat rapat kabinet ia dipanggil presiden untuk meminta keterangan mengenai perkembangan Lapindo, dan Presiden SBY minta Nirwan Bakrie dipanggil.

"Ya sudah panggil Nirwan, paksa harus hari ini," ujar Djoko menirukan SBY.

Setelah itu Nirwan datang sekira pukul empat sore. Ia pun harus menunggu sekira lima jam hingga sidang kabinet usai pada pukul 21.30 WIB, malam untuk berbicara dengan Djoko Kirmanto yang ditemani Kepala BIN Syamsir Siregar.

Lebih lanjut Djoko menjelaskan saat ini Lapindo telah membayar, tapi tidak dengan cash and carry melainkan dengan dicicil sedikit demi sedikit. Dari sisa Rp60 miliar yang harus dibayar Lapindo Rp49 miliar masih belum dibayarkan.

"Jangan begitu, kalau bisa sekaligus. Ini harus selesai, kan cuma Rp60 miliar," tukas Djoko.

Nirwan pun, lanjut Djoko, menyanggupinya untuk membayar lunas hingga akhir bulan ini. Karena ini sesuai dalam perjanjian yang dibuat dalam pertemuan itu.

"Deadline-nya senin besok, saya minta cash. Tadi perjanjiannya seperti itu," pungkasnya.
(hri)

Bagi Pengguna Ponsel, BlackBerry Nikmati Berita Terkini Di http://m.okezone.com
Share
 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?

Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan
o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Rabu, 10 Februari 2010 06:10 wib

    Ibunda Bilqis Pendonor Terpilih

  • Rabu, 10 Februari 2010 06:03 wib

    LPSK Digeledah, Sudiharsa Sangat Terhina

  • Rabu, 10 Februari 2010 05:04 wib

    Drajat: Soetrisno Berjasa bagi PAN

  • Rabu, 10 Februari 2010 04:04 wib

    KPU Dinilai Ceroboh Cabut SEB Panwas

  • Rabu, 10 Februari 2010 03:03 wib

    Polisi Selidiki Ledakan Genset RSU Pirngadi

  • o3 o4