o1 o2

News


Korban Lumpur Lapindo dan Polisi Adu Mulut

Selasa, 2 Desember 2008 - 10:46 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Maria Ulfa Eleven Safa - Okezone

JAKARTA-Sejumlah perwakilan peserta aksi korban Lumpur Lapindo Brantas nampak bersitegang dengan aparat kepolisian dari Mapolres Jakarta Pusat dan Mapolsek Gambir terkait aksi yang digelar 1.085 warga korban Lumpur dari Desa Kedung Bendo, Sidoarjo.

Adu mulut ini terjadi saat demonstran berniat mendekati Istana Negara di Jalan Medan Merdeka Barat guna menyita perhatian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, aparat mencegah karena khawatir akan menimbulkan kemacetan dan mengganggu aktivitas warga Ibu Kota.

"Kami ingin menggelar aksi di depan Istana untuk menyita perhatian SBY, saya jamin aksi ini tidak akan anarkis karena tidak ada penyusup," ujar koordinator aksi Mujiono dalam perdebatan tersebut, Selasa (2/12/2008).

Akhirnya, polisi mengizinkan para demonstran untuk berorasi di depan istana selama 15 menit. Namun, para demonstran tidak juga meninggalkan istana kendati sudah melebihi waktu yang disepakati. Mereka terus menyanyikan lagu-lagu perjuangan seperti Indonesia Raya, Bagimu Negeri, dan Halo-Halo Bandung.

Hingga saat ini, polisi dan perwakilan demonstran masih melakukan negosiasi terkait aksi tersebut. Polisi menyarankan, para agar massa cukup melakukan aksi di depan Monumen Nasional saja.

Aksi tersebut dimulai sekira pukul 09.00 WIB dari Masjid Istiqlal menuju Istana Negara. Rencananya, mereka akan melanjutkan aksinya di Bunderan HI, Jakarta.

(teb)

Bagi Pengguna Ponsel, BlackBerry Nikmati Berita Terkini Di http://m.okezone.com
Share
 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?

Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan
o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Sabtu, 20 Maret 2010 16:23 wib

    Soal UN ke Banyumas Dikawal Ketat Polisi

  • Sabtu, 20 Maret 2010 16:06 wib

    Aksi PKS Tekan Pemerintah agar Peduli Palestina

  • Sabtu, 20 Maret 2010 15:59 wib

    Kampanye "World Silent Day" Aktivis Nyebur Sungai

  • Sabtu, 20 Maret 2010 15:42 wib

    Pembawa Miras Maut Raib, Satu Saksi Diperiksa

  • Sabtu, 20 Maret 2010 15:05 wib

    Konsolidasi Taufik Kiemas di Warung Soto Medan

  • o3 o4