Foto: K Yudha Wirakusumah/Okezone
JAKARTA - Tragedi kekerasan yang terjadi di SMAN 90 Petukangan, Jakarta Selatan, mengundang perhatian banyak pihak. Tak terkecuali Ketua Komnas Perlindungan Anak Seto Mulyadi, atau yang akrab disapa Kak Seto.
Kak Seto tiba sekira pukul 14.30 WIB, Selasa (2/12/2008) dengan mengenakan pakaian batik dan celana panjang hitam. Dia langsung memasuki ruangan Kepala Sekolah untuk membahas tradisi kekerasan di sekolah tersebut.
"Kejadian seperti ini bisa dilaporkan kepada Dinas Pendidikan. Sanksi skorsing yang diberikan kepada siswa harus dilihat dari sisi edukatifnya," ujar Kak Seto kepada wartawan sebelum memasuki ruang Kepala Sekolah.
Hingga berita ini diturunkan, Kak Seto masih melakukan pembicaraan dengan perwakilan guru SMAN 90.
Sebagaimana diberitakan, sejumlah siswa kelas satu SMAN 90 mengaku dianiaya oleh para seniornya dari kelas dua dan tiga. Selain dipukuli, para siswa kelas satu tersebut juga dipaksa untuk berkelahi sesama temannya sampai mengeluarkan darah. (teb)