News Ticker
  • Cuaca Buruk, Bandara Juanda Surabaya Sempat Ditutup 1 Jam
  • TNI AL Kirim Kapal Perang ke Lebanon
  • Kejagung Pekan Depan Gelar Perkara Indover
  • 146 Eks Karyawan Laporkan Pertamina ke Polisi
  • Golkar Bantah Desak Fadel Mundur dari Konvensi
  • Massa Gus Dur Demo Tuntut SK Cak Imin Dicabut
  • Tawuran 2 Desa di Cirebon, 5 Warga Kena Panah
  • Vila Mewah Penampungan TKI Ilegal di Bogor Digerebek
  • Manokwari Kembali Diguncang Gempa 5,9 SR, Kamis (8/1/2009)
  • Kosan di Jati Pulo Terbakar, 8 Orang Tewas
o1 o2

News


Bersaksi Beda dengan Hamka, Antony Bingung

Rabu, 3 Desember 2008 - 11:45 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Maria Ulfa Eleven Safa - Okezone

JAKARTA - Kedua terdakwa kasus aliran dana Bank Indonesia (BI) ke DPR, Hamka Yandhu dan Antony Zeidra Abidin memberikan keterangan yang berbeda mengenai penyerahan dana BI sebesar Rp31,5 miliar.

Hamka mengaku, aliran dana tersebut diserahkan dalam empat tahap yakni yang pertama sebesar Rp2 miliar, kedua sebesar Rp5,5 miliar, ketiga sebesar Rp10,5 miliar,  dan terakhir sebesar Rp5,4 miliar.

Sedangkan Antony mengaku, uang tersebut diserahkan dalam tiga tahap yakni pada Juli 2003 sebesar Rp2 miliar, September 2003 sebesar Rp7,5 miliar, dan Desember sebesar Rp6 miliar.

"Dua kali di Hotel Hilton dan satu kali di rumah saya, di Jalan Gandaria I Nomor 5," tambah Antony dalam ruang sidang di Pengadilan Tipikor Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (3/12/2008).

Mendengar keterangan yang berbeda ini, majelis hakim Tipikor mengingatkan agar kedua terdakwa memberikan keterangan yang sejujurnya.

"Ini kesempatan saudara untuk menentukan nasib. Hakim tidak akan bertele-tele, karena kami punya bukti dan kami yang akan menilai," tegas hakim anggota Hendra Yospin.

Meski didesak untuk berkata jujur. Keduanya keukeuh mempertahankan jawaban masing-masing. majelis hakim pun meminta agar Antony membongkar kasus ini.

"Kalau saudara merasa dikambinghitamkan dari awal, ya dibongkar saja. Saudara tidak harus pasang badan untuk orang-orang di luar sana," tegas Hendra.

Mendengar ucapan tersebut, Antony malah mengaku bingung dengan situasi yang dialaminya saat ini. "Sampai saat ini saya bingung," ucapnya lirih. (lsi)

Share
o1 o2
Advertisement
o1 o2

Berita Lainnya

  • Kamis, 08 Januari 2009 23:10 wib

    Pesawat Nomad 'Mendarat' di Alun-alun

  • Kamis, 08 Januari 2009 22:17 wib

    Pembunuh Guru Mandarin Tertangkap

  • Kamis, 08 Januari 2009 22:09 wib

    Buru Tahanan Kabur, Kejari Minta Tolong Paranormal

  • Kamis, 08 Januari 2009 21:30 wib

    Kasus DBD di Cakung dan Duren Sawit Meningkat

  • Kamis, 08 Januari 2009 21:09 wib

    Hujan Badai 2 Jam, Surabaya Terendam

  • o3 o4