SURABAYA - Menjelang hari Raya Idul Adha, Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan Ujung-Kamal  Surabaya menyiapkan dua skenario untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
Dua skenario yang disiapkan ASDP adalah skenario padat dan sangat padat. "Dua skenario tersebut mulai diterapkan hari ini hingga arus balik," kata Prasetyo Bhakti Utomo Kepala ASDP Ujung-Kamal saat dihubungi okezone (5/12/2008).
Konsekuensi dari penerapan dua skenario ini truk yang biasanya bisa bebas melalui empat jalur yang tersedia, mulai sore nanti diarahkan hanya di satu jalur dan dermaga khusus.
"Jalur yang ada memang kami prioritaskan untuk kendaraan pribadi dan roda dua," ujar Prasetyo.
Diperkirakan puncak mudik akan mencapai 50 ribu kendaraan roda dua. Sedangkan pada hari biasa, hanya antara 8-9 ribu kendaraan roda dua.
ASDP Ujung-Kamal Surabaya memperkirakan arus mudik Idul Adha tahun ini akan lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Pasalnya arus mudik pada puncak pemudik Iedul Fitri lebih kecil dibandingkan tahun lalu.
"Ini artinya banyak pemudik yang tidak pulang pada Idul Fitri lalu dan baru pulang pada Idul Adha ini," terang Prasetyo.
Seperti diketahui, hari Raya Idul Adha bagi masyarakat Madura dianggap lebih sakral dibanding hari raya Idul Fitri. Menjelang hari raya Idul Adha masyarakat Madura biasanya beramai-ramai sambangi kampung atau sering disebut sebagai budaya toron.
Â
Â
Â
(fit)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad