News Ticker
  • RI Keluar dari Daftar Penerbit Obligasi Berisiko
  • KPK Jadwalkan Periksa Bos Artha Graha Andy Kasih
  • 6 Siswa Tersesat di Gunung Gede Ditemukan Selamat
  • Sepak Bola : Hamburg Resmi Pinang Ze Roberto
  • Pemkab Bangkalan Larang Sekolah Pungut Uang Gedung
  • Juni, 473 Ribu Pekerja di Amerika Serikat Kena PHK
  • Pascalongsor, Jalur Riau-Sumbar Masih Dialihkan
  • Bulan Depan, Jamrud Luncurkan Album The Best
  • Pegadaian Catat Obligasi Rp1,5 T di BEI Hari Ini
  • Korban Tewas Flu Babi di Thailand Capai 5 Orang
o1 o2

News


Polisi Periksa "Pemain Film" Kekerasan Pelajar

Senin, 5 Januari 2009 - 03:01 wib
text TEXT SIZE :  
Share

TULUNGAGUNG - Kasus kekerasan pelajar putri yang terjadi di SMAN  01 Boyolangu Kab Tulungagung terus berlanjut. Yang terbaru, pihak  sekolah memutuskan melimpahkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

Atas pelimpahan itu, penegak hukum Mapolres Tulungagung telah  memanggil semua pemain "film" kekerasan tersebut guna menjalani  pemeriksaan penyelidikan.

Hal itu disampaikan Kepala Sekolah SMAN 01 Sawari Hadi Siswanto. Menurut dia, pilihan jalur hukum lebih baik, guna memberi shock terapi bagi siswa lain agar tidak mengulang perbuatan yang sama.

"Kami telah menyerahkan kasus ini ke kepolisian. Dan polisi telah memeriksa semua anak didik kami yang diduga terlibat dalam film itu. Namun dalam hal ini semuanya sebatas sebagai saksi. Untuk lebih tepatnya silahkan konfirmasi ke kepolisian, "ujar Sawari kepada wartawan, Minggu (4/1/2009).

Sawari mengaku sebelumnya sudah memanggil para pihak yang terlibat  dalam video film berdurasi 5 menit 40 detik tersebut. Dari hasil  "interogasi" yang dilakukan kepada para "pemain film" pendek itu,  sekolah menyimpulkan jika kekerasan yang terjadi merupakan kekerasan  remaja biasa.

Sawari membantah adanya motif geng pelajar di balik aksi tersebut. Itu hanya perkelahian biasa, karena tersinggung satu sama lain. Bukan geng pelajar. Persoalannya, di dalam adu fisik itu ada yang merekam dan menyebarkanya, "terangnya.

Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Slamet Riyadi saat ditanya soal  pemeriksaan terhadap para pelajar SMAN 01 Boyolangu ini tidak  membantah. Hanya Slamet meminta para wartawan untuk sabar  menunggu hingga pemeriksaan usai.

"Benar memang ada pemeriksaan saksi terkait kasus kekerasan tersebut. Untuk jelasnya nanti saja ketika sudah selesai. Yang pasti semuanya adalah saksi, "ujarnya singkat.

Seperti diberitakan, di Kab Tulungagung telah beredar video kekerasan  pelajar putri. Adegan kekerasan yang direkam dalam HP itu terjadi di  SMAN 01 Boyolangu yang notabene sekolah paling favorit di kota marmer.

Ditengarai kekerasan tersebut berkaitan erat dengan keberadaan  geng-geng pelajar di sekolah. Sebab, sebelumnya juga pernah terjadi hal yang sama di SMAN 01 Gondang, Kab Tulungagung. (Solichan Arif/Sindo/ram)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar




o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4