JAKARTA - Kecurigaan keterlibatan sejumlah oknum polisi dalam praktik perjudian di Riau yang melibatkan seorang bandar besar bernama Acin, semakin mencuat setelah beredar salinan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang isinya menyebutkan Acin rajin menggelontorkan uang kepada polisi dari Polsek hingga tingkat Polda.
Mengenai beredarnya salinan BAP yang berbentuk foto kopian itu, Kadiv Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri Irjen Pol Alantin Simanjuntak menyatakan pihaknya sesegera mungkin akan melakukan pemeriksaan.
"BAP yang beredar itu kopian, saya akan membandingkan isi BAP tersebut dengan BAP yang asli. lalu akan saya kroscek kembali," ujar Alantin, saat dihubungi wartawan Selasa (6/1/2009).
Menurut Alantin, jika setelah dilakukan pemeriksaan maka kabar tersebut benar maka  pihaknya akan memeriksa Acin dan penyidiknya.
"Saya akan memeriksa yang disidik dan penyidiknya. Selain itu kami juga akan memeriksa kembali dari berbagai sumber," katanya.
Foto kopi BAP itu belum dapat dipastikan keasliannya, namun jika benar, dia mengatakan pernyataan Acin yang menyeret oknum polisi itu, adalah sesuatu yang biasa dilakukan para tersangka untuk meringankan hukuman. Â
"Di tubuh Propam ada Pengamanan Internal yang nantinya melalui jaringannya akan mericek kebenaran tersebut sampai akhirnya kami memperoleh informasi sampai valid," ujar dia.
Dalam salinan BAP tersebut Acin menyebut sejak dirinya merintis bisnis judi dari 2006-2008 Acin memberikan Rp200 juta perbulan ke jajaran Polda Riau mulai dari Polsek hingga tingkat Polda.
Acin yang memiliki nama Hendra Setiawan ditangkap 23 Oktober 2008 di dekat rumahnya di Jalan Setiabudi, Pekanbaru Riau. (fit)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad