JAKARTA - Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa Effendy Choirie menilai pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla telah selesai karena tim ekonominya yang beraliran neoliberalisme. Hal tersebut dipandang Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar sebagai pernyataan pribadi.
"Itu hanya pimpinan saja. Saya enggak tahu, mungkin statement pribadi. Karena kalau partai kan tergantung saya," katanya kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Selasa (6/1/2009).
Menurut pria yang akrab disapa Cak Imin ini, pemerintah memang seharusnya  dikritik, namun tetap tidak menyalahkan pemerintah. Mengingat hal ini merupakan kesalahan semua pihak yang membuat Indonesia terbawa ke sistem neoliberalisme.
Karenanya, dia meminta Indonesia segera berganti mazhab dari kecenderungan neoliberalistik yang tidak sehat kepada ekonomi yang sesuai dengan UUD 1945. "Kebijakan ekonomi SBY-JK harus bergeser," katanya.
Hal ini juga sekaligus dijadikan syarat oleh Wakil Ketua DPR ini, bahwa jika SBY mau koalisi dengan PKB dalam pilpres mendatang, harus ada pergeseran mazhab ekonomi.
Cak Imin juga menilai, SBY saat ini sudah mulai melakukan pergeseran ideologi ekonomi, yang tercermin dari kebijakan-kebijakan terakhir yang dihasilkannya.
"SBY sekarang sudah mulai bergeser, artinya kebijakan-kebijakan terakhir lihat saja misalnya tentang BBM sudah mulai konsisten, ekonomi, krisis global membawa hikmah revisi-revisi, dan lain-lain," pungkasnya.(ded)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad