PEKANBARU - Cindra Wijaya alias Acin toke judi mengaku bahwa dia membuka bisnis judi togel atas persetujuan oknum di Polda Riau dan Poltabes Pekanbaru. Persetujuan itu dibarengi dengan memberikan jatah uang haram pada oknum Polri.
Sesuai BAP Dirpropam Polda Riau, atas pemeriksaan Acin sebagai saksi dalam kasus anggota Polri yang menerima jatah judi togel tersebut, disebutkan bahwa usahanya berjalan lancar tanpa hambatan karena ada persetujuan pihak Polri sendiri.
Berikut petikan BAP pertanyaan No 31 terhadap Acin sebagai saksi yang diterima okezone, Selasa (6/1/2009).
Apakah saudara mengetahui bahwa permainan judi sangat dilarang di negara kita. Kalau tau apakah yang menjadi alasan saudara sehingga berani membuka permainan judi tersebut? Jelaskan.
Jawab Acin. Dapat saya jelaskan, bahwa permainan judi sangat dilarang keras di negara kita ini, dan alasan saya berani untuk membuka permainan judi di kota Pekanbaru karena saya telah ada koordinasi kepada pihak-pihak terkait.
 Koordinasi yang bagaimana dan kepada siapakah saudara meminta izin untuk membuka judi itu?
"Bahwa koordinasi kepada pihak terkait itu, saya bertemu Kapoltabes Pekanbaru, Kombes Suro Johari dan Wakapolda Riau, Kombes Rusbagio Ishak untuk meminta izin permainan judi yang saya jalankan selama ini," kata Acin.
Selanjutnya polisi bertanya kapan dan dimana menemui Kapoltabes dan apa hasilnya?
"Kapan saya bertemu dengan Kapoltabes saya tidak ingat lagi. Dan saya bertemu di kediaman beliau. Hasil pertemuan tersebut pesan beliau, saya diizinkan membuka judi dan pandai-pandailah dalam menjalankannya," kata Acin menjawab pertanyaan tim Propam Polda Riau.
Acin juga mengakui telah bertemu dengan Wakapolda Riau Kombes Rusbagio Ishak di kediamannya. Kombes ini pun sama seperti Kapoltabes memberikan izin untuk membuka judi.
"Saat saya mendapatkan izin judi itu, saya memberikan uang kepada Kapoltabes Rp20 juta dan Wakapolda Rp20 juta. Uang itu langsung mereka yang menerimanya," kata Acin. (fit)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad