JAKARTA - Anggota Fraksi PAN Dradjat Wibowo menilai, teguran keras yang dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap direksi Pertamina terkait kelangkaan BBM hanya strategi untuk menjaga citranya dan menjadikan Pertamina sebagai kambing hitam atas kegagalan pemerintah.
"Teguran keras yang diumumkan di publik tersebut sekadar menjaga citra dan menjadikan Pertamina sebagai kambing hitam atas kegagalan kolektif pemerintah ini," katanya kepada okezone via telepon, Selasa (6/1/2009) malam.
Anggota Komisi XI DPR ini juga menilai pihak Pertamina telah gagal menjamin distribusi BBM yang berkelanjutan dan dapat menjangkau masyarakat dengan biaya efisien.
Menurut Dradjat, kegagalan Pertamina tersebut juga merupakan kegagalan kabinet SBY-JK. "Pertamina memang telah gagal menjamin distribusi yang kontinyu dan menjangkau masyarakat dengan biaya efisien. Ini bukan hanya kegagalan Pertamina, tapi juga kabinet di bawah pimpinan SBY,'' pungkasnya. (ram)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad