JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar Muladi mengingatkan lembaga survei agar tidak melakukan malpraktik dalam surveinya, karena hal tersebut bisa menimbulkan kerusakan demokrasi.
"Saya harapkan lembaga-lembaga survei untuk tidak melakukan malpraktik, karena akan sangat berbahaya bagi partai- partai politik dan masa depan bangsa Indonesia," katanya dalam diskusi Pro-Kontra Lembaga Survei di DPP Partai Golkar, Selasa (6/1/2009).
Gubernur Lemhanas ini juga mengkritisi lembaga survei LSI yang dipimpin Denny JA, yang dalam iklan-iklannya seakan-akan bisa menjadi penentu nasib partai.
"Di iklannya kan begitu, kalau mengikuti dia, mengikuti saran dia maka bisa menang. Itu benar-benar penyesatan bagi rakyat," katanya.
Sementara itu Pengamat Politik dari Universitas Indonesia Ibramsyah menyatakan kesepakatannya dengan pernyataan capres dari PIS, Sutiyoso yang mengatakan bahwa capres atau parpol yang memesan hasil polling melakukan onani politik.
"Pada intinya mereka membohongi diri sendiri saja. Jika Sutiyoso mengatakan hal itu adalah onani politik, saya sepakat juga dengan hal itu, karena perbuatan seperti itu cocok jika diistilahkan demikian. Dengan melakukan hal ini hasilnya pun bagi capres itu hanya semu dan mereka seharusnya sadar akan hal itu," paparnya.
Dia juga menilai hampir semua lembaga survei yang ada saat ini adalah lembaga survei yang menerima bayaran dari pihak- pihak tertentu.
"LSI Saeful Mujani, LSI Denny JA, dan sebagainya itu lembaga bayaran. Saat ini nampaknya lembaga survei yang independen hanyalah lembaga-lembaga survei universitas terutama UI dan LIPI yang masih independen," jelasnya.
Muladi mengimbau agar lembaga surve jika mau melakukan kebohongan hendaknya tidak keterlaluan seperti itu, karena menurutnya hal tersebut benar-benar menyakitkan. Oleh karena itu, dia mengimbau agar para pimpinan media masa pun seharusnya bisa lebih jeli dalam memuat berita mengenai hasil survei. Jangan sampai media masa dimanfaatkan begitu saja oleh lembaga-lembaga survei itu.
"Orang bodoh saja tahu kok hasil lembaga survei seperti itu tidak kredibel apalagi orang pintar. Mereka anggap kita ini bodoh sekali apa?'' pungkasnya. (ram)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad