mungkin ini nasib para prajurit kebanggan kita..
tapi dimana hati para wakil rakyat yang terpilih..mereka meminta gaji yg besar atas nama besarnya tnggung jawab yang mereka tanggung, tapi saat terjadi kecelakaan seperti ini siapa yg bertanggung jawab??
presiden mengatakan bahwa anggaran tdak dipanggkas..tapi kenyataannya berkata lain..sebenarny ada apa ini??
para prajurit kebanggaan kita harus jadi tumbal dari kelalaian yg dilakukan oleh para petinggi..
mereka bersemboyang " rela mati demi negara" tapi pada kenyataannya mereka "MATI KONYOL"....
berapa banyak air mata dari istri,anak dan keluarga para prajurit??
mereka dipaksa harus menerima knyataan bahwa mereka harus kehilangan orng yg mereka cintai karena kelalaian..
ternyata banyak para prajurit AU yg berkeluh kesah bahwa alat2 mereka sangat tidak layak pakai..aggap saja seperti motor yang penunjuk kilometernya tidak bergerak lagi..begitulah kondisi pesawat yg mereka bawa..
dengan harap2 cemas mereka tetap bertugas..tapi mereka tidak bisa berontak..mereka hnya bisa pasrah..begitu besar hati prajurit...
seharusnya presiden melakukan gebrakan besar dalam tubuh TNI..minimal lakukan inspeksi mendadak..aku ykin pasti akan dapat kesalahan2 yg selama ini tersembunyi..
ini menjadi cermin bagi bangsa kita..pantas saja ligitan jatuh ke tangan malaysia..ternyata kita tidak mampu menjaga keamanan negara..
mengapa anggaran untuk perawatan alutsista di pangkas???padahal negara kita sangat kaya..semua penduduk wajib bayar pajak,,apa masih kurang??
tidak perlu memangkas dari anggaran lain..hilangkan saja tunjangan para pejabat atau petinggi2 negara..dan sita semua harta para koruptor..pasti anggaran kita sangat lebih...
kami keluarga para prajurit meminta perhatian khusus dari pemerintah..tolong lihat kesejahteraan kami..kami tidak minta naik gaji ataw uang yg lebih..tapi perbaiki kesalahn ini..karna kami tidak rela kehilangan prajurit kebanggaan kami dengan cara KONYOL seperti ini..
semoga jeritan hati kami para istri anak dankeluarga prajurit didengar oleh semuanya..oleh rakyat indonesia..dan oleh pemerintah....
amiiiinnnn...
Saya cuma bisa berduka atas kondisi kita saat ini. Semoga kita semua semakin giat untuk bekerja lebih keras lagi sehingga perekonomian segera baik dan anggaran untuk hal2 semacam ini menjadi besar.
Ini akibat perawatan dilakukan tidak sesuai dengan standar nternasional. Penyediaan suku cadang sering dilakukan oleh 'perusahaan kecil' yang tidak kompeten. Korupsi membahayakan nyawa awak pesawat.
Jangan lupa juga kalau menginginkan anggaran militer diperbesar, harus ada anggaran lain yang dipotong. Apa anggaran gaji pegawai negeri yang dipotong? Atau anggaran pendidikan misalnya? Atau anggaran cadangan untuk menghadapi bencana alam?
Pertanyaan selanjutnya, apakah masyarakat mau sektor-sektor tersebut dipotong?
Cara lain jumlah Angkatan Darat diperkecil, sehingga anggaran AU dan AL dapat diperbesar. Namun penggangguran membesar karena AD menyerap lebih banyak tenaga kerja.
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.