Terhitung sudah tiga tahun luapan lumpur Lapindo menggenangi hingga melenyapkan rumah warga Sidoarjo, Jawa Timur. Pemerintah pun dianggap gagal menghentikan semburan luapan lumpur sebanyak 100 ribu meter kubik tiap harinya.
Berlarut-larutnya masalah pembayaran ganti rugi warga Porong sidoarjo adalah bukti saat ini kita mempunya pemerintah yang lembek, yang dipimpin oleh seorang presiden yang tidak tegas. SBy sengaja mengulur-ulur waktu agas kasus ini menjadi tanggung jawab pemerintahan berikutnya jika pada pilpres dia kalah. Lapindo adalah bukti SBY bukan pemimpin yang membela rakyat.
Sampai mandi darah juga kagak selesai-selesai masalah kalian. Karena emang kagak kuPIKIRIN. Buat apa capek-capek mikirin kalian. Mending mikirin kekuasaan.
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.