Pemberian cincin sebagai kenang-kenangan anggota DPR yang akan pensiun pada September mendatang belum tentu terwujud. Sebagai pelipur lara, Indonesian Corruption Watch (ICW) memberikan kado berupa cermin kepada para wakil rakyat.
Saatnya kita semua banyak bercermin tidak hanya anggota dewan...semua bercermin atas kinerja dan prestasi yang dilakukan.Saatnya kita bersatu melawan webodohan, ketidakpedulian...arigato...
Makanya DPR y.a.d. cukup digaji sesuai UMR, dan pada akhir jabatannya masing-masing anggota dinilai kinerjanya oleh tim independen. Bagi yg kinerjanya baik diberi pesangon 100 jt + cincin 25 gr, tapi yang kinerjanya jelek, jarang hadir pd wkt sidang atau yg cuma tiduran jgn diberi apa-apa. Ini juga perlu dilakukan agar tdk terlalu banyak yg ingin jd anggota DPR sebab selama ini pendapatan mereka gede banget, makanya mereka berlomba2 mau jadi anggota DPR. Gmn teman2, setuju nggak?
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.