Senin, 15 Juni 2009 10:39 wib

Keluar dari Jerat Utang

Nurfajri Budi Nugroho
Bagi calon presiden incumbent, isu utang tentu saja akan menurunkan tingkat elektabilitas, sehingga membuat pemilih yang rasional akan beralih kepada calon pasangan lainn
  • dunia » 0 Tanggapan
    Sebetulnya kalo mau tidak banyak utang itu gampang, bikin aja APBN yg murah/irit/efisien, sehingga tidak memerlukan anggaran yg besar sampe seribu T, coba bayankan waktu jaman mega yg hanya 300an T negara juga bisa jalan, bisa subsidi, jangan bermewah mewah dengan anggaran, ibarat dalam rumah tangga dengan uang sedikit bisa mencukupi semua kebutuhan rumah tangga tetapi dengan uang lebih banyak malah gak ada sisanya alias cukup saja, saya sering terheran heran apa yg telah direalisasikan dengan anggaran yg ada karena disekitar saya sejak lama cuman gini gini aja gak ada perugahan....pada ngapain itu para pengurus negara
    Beri Tanggapan Laporkan
  • banyu » 0 Tanggapan
    saatnya, pemerintah harus jujur kepada rakyat. tidak ada salahnya semua kompone bangsa ini merefleksi kembali cita-cita mulia bangsa ini. terlepas benar dan salahnya artikel ini, setidaknya ada setetes embum membuka mata, telinga, pikiran dan hati untuk melangkah lebih maju lagi...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • dany » 0 Tanggapan
    jangan menyebar issue yang belum jelas masalah sebenarnya,lebih baik tanya sama pelakunya, karena suasana dan kondisi sekarang sensitif sekali, sehingga kalau issue ini dilontarkan akan memperkeruh suasana politik negeri ini,plis plis deh teman.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • meta » 0 Tanggapan
    Saya mengetahui berita ini melalui Metro TV yang saat itu membahas mengenai Utang Luar Negeri Indonesi, yang membuat saya kaget waktu itu, apakah banar dana BLT yang dielu - elukan selama ini berasal dari utang Luar Negeri ? Jika benar sungguh sangat disayangkan, hal ini menunujukkan betapa miskinnya negara Indonesia kita tercinta ini. Belum lagi Stadion Kebannggaan kita, isunya akan dipakai sebagai salah satu jaminan, benarkah ? Yang pasti semua ini bukan hanya salah pemerintah saja, tapi seluruh komponen bangsa harus ikut membenahinya.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.