Bagi calon presiden incumbent, isu utang tentu saja akan menurunkan tingkat elektabilitas, sehingga membuat pemilih yang rasional akan beralih kepada calon pasangan lainn
Sebetulnya kalo mau tidak banyak utang itu gampang, bikin aja APBN yg murah/irit/efisien, sehingga tidak memerlukan anggaran yg besar sampe seribu T, coba bayankan waktu jaman mega yg hanya 300an T negara juga bisa jalan, bisa subsidi, jangan bermewah mewah dengan anggaran, ibarat dalam rumah tangga dengan uang sedikit bisa mencukupi semua kebutuhan rumah tangga tetapi dengan uang lebih banyak malah gak ada sisanya alias cukup saja, saya sering terheran heran apa yg telah direalisasikan dengan anggaran yg ada karena disekitar saya sejak lama cuman gini gini aja gak ada perugahan....pada ngapain itu para pengurus negara
saatnya, pemerintah harus jujur kepada rakyat. tidak ada salahnya semua kompone bangsa ini merefleksi kembali cita-cita mulia bangsa ini. terlepas benar dan salahnya artikel ini, setidaknya ada setetes embum membuka mata, telinga, pikiran dan hati untuk melangkah lebih maju lagi...
jangan menyebar issue yang belum jelas masalah sebenarnya,lebih baik tanya sama pelakunya, karena suasana dan kondisi sekarang sensitif sekali, sehingga kalau issue ini dilontarkan akan memperkeruh suasana politik negeri ini,plis plis deh teman.
Saya mengetahui berita ini melalui Metro TV yang saat itu membahas mengenai Utang Luar Negeri Indonesi, yang membuat saya kaget waktu itu, apakah banar dana BLT yang dielu - elukan selama ini berasal dari utang Luar Negeri ? Jika benar sungguh sangat disayangkan, hal ini menunujukkan betapa miskinnya negara Indonesia kita tercinta ini. Belum lagi Stadion Kebannggaan kita, isunya akan dipakai sebagai salah satu jaminan, benarkah ? Yang pasti semua ini bukan hanya salah pemerintah saja, tapi seluruh komponen bangsa harus ikut membenahinya.
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.