Aneh tapi nyata, rakyat Iran sekarang sangat peka dengan demokrasi. Bagi mereka yang hidup semasa Ayatollah Rohullah Khomeini 20 tahunan lalu, demonstrasi yang marak saat ini adalah suatu kemustahilan.
dalam pengamatan saya melalui bahan bacaan dan juga pengalaman saya selama di Iran. sy melihat kejadian seperti ini merupakan hal yang lumrah seperti di kebanyakan negara.Kandidat presiden mir Mousavi yang kalah pemilu juga sesungguhnya merupakan orang yang dilahirkan dari rahim revolusi islam sehingga sangat berlebihan apabila dituduh sebagai agen pro barat.
perbedaan diantara dua kandidat ini sebenarnya lebih berkisar pada pandangan ekonomi, dan juga khususnya adlah kebijakan Ahmadinejad yang tidak populer, ia lebih mementingkan pembangunan di daerah daerah tertinggal dan pemberdayaan kaum miskin ketimbang mengikuti arus persaingan pasar bebas.sehingga kalau dilihat dari hasil sementara memang tidak aneh jika iran dalam keadaan inflasi.
namun berita pemilu iran ini justru diberitakan oleh media barat dgn memblow ideologi revolusi iran yg justru sudah merupakan harga mati bagi rakyat iran.sebagaimana di indonesia pancasila adalah harga mati bagi semua kandidata pemilu, siapapun presiden indonesia dia hrs berideologi pancasila, hal sebaliknya terjadi di iran.konstitusi ideologi islam yang diputuskan dalam referendum oleh pemimpin revolusi ayatollah Khomeini sudah satu kepastian bagi rakyat iran yang tak bisa ditawar tawar lagi.
Pihak barat yang merasa keberatan dengan ideologi iran justru malah mengusik usik ideologi iran, sangat wajar jika barat keberatan krn mereka tdk dapat lagi menggerus minyak bumi iran, pihak barat+ kaum kapitalis juga memotori berbagai demonstrasi yg marak belakangan ini diantara mengipasi mahasiswa iran yg pro kepada tirani Syah Reza Pahlevi bahkan sampai membawa bendera iran pra revolusi.
ada beberapa premis yang salah sehingga akan menghasilkan konklusi yang salah juga...
sejak awal, zera khomeini, sudah dijalankan referandum sebagai proses demokrasi, seperti pembentukan negara Islam di Iran adalah hasil dari referandum, yaitu ketetapan penegakan iran sebagai negara islam ditetapkan oleh rakyat..dan proses demokrasi ini tidak pernah ada dimanapun...
peru dikatahui, bahwa sebelum penghitungan suarapun, musavi sudah mengelar temu press dan mengklaim dia menang...danhasil berlawanan dengan kkaim dia...
semua dakwaan kelompok reformis musavi, telah ditepis oleh ahmadinejad dalam dialog terbuka TV, dan musavi tidak dapat mempertahankan pendapat reformasinya, sehingga dia kelabakan danmengakui tidak dapat menjawab sangkalan ahmadi nejad yang memiliki data resmi dari central bank iran...
perlu dingat..dalam dialog terbuka itu juga dikatakan oleh ahmadinejad bahwa krisis ekonomi yang ada adalah warisan dari kepresidenan yang sebelumnya dan pada masa kepresidenan dia -ahmadi- telah berhasil mengurangi krisis tersebut (lihat tulisan opini diatas)...
perlu disadari juga, refomis yang dinyatakan lebih dari setengah rakyat iran itu terlampau dibesarkan...paling tidak dapat dilihat dari hasil pemilu...dan juga kelompok muda di iranpun tidak akanmencapai jumlah itu...lebih lagi bahwa kelompok muda yang mengikuti basij (melitia, pro konservatif) melebihi jumlah pemuda pro refomis...jadi kliam ini sama sekali tidak beralasan...
musavi telah menggunakan data palsu dalam dialognya dan itu telah dibuktikan dalam dialog tersebut dan musavi tidak dapat menolaknya..juga memberikan data dengan menyembunyikan sumber resminya...untuk ini maka kubu reformis jatuh pamornya di iran...dalam masa pemilu pasca dialog banyak pusat team sukses reformis langsung tutup karena melihat kenyataan bahwa ternyataa refomeis hanya membawa klaim dan tutuhan dan tidak dapat memberikan bukti nyata yang resmi...jadi hanya slogan...
jadi apa yang ada dilapangan jauh dari apa yang di bawa oleh media massa...apa lagi kalau hasilnya di lihat dari cnn dan bbc...
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.