Usulan agar almarhum mantan presiden Soeharto mendapatkan gelar pahlawan nasional kembali bergulir. Meski diprediksi bakal diwarnai kontroversi sejumlah kalangan, namun mantan presiden di era orde baru tersebut jasanya dinilai sangat besar sejak perang kemerdekaan hingga lengser sebagai presiden.
Bangsa ini morat-marit...?! SEJAK KAPAN...? SEJAK BELIAU, PAK HARTO LENGSER....!!! Yang saya ingat di era beliau, bangsa ini bangsa yang diperhitungkan dan direspect oleh bangsa2 lain diseluruh dunia ini, MACAN ASIA itu julukannya, DISEGANI!!! Di era beliau, pernahkah kita malu menjadi bangsa Indonesia...? Tapi sesudah era beliau kita pernah ada diperiode malu untuk mengaku sebagai bangsa indonesia pada waktu kita berada di luar negeri, dan sekarang ini masuk dalam daftar 5 besar negara terkorup.... !!! Ck....ck.... BUKAN MAINNN.....!!wkkkkkk.... Sekarang siy gak malu buat ngaku WN Indonesia, gak perlu ngaku2 juga siy, tapi EMANG GW PIKIRIN....!! Gw bisa ke luar negeri itu duitt gua, bukan duit negara....negara boleh bangkrut karena liarnya korupsi yang gila merajalela di era ini, TAPI tidak diri gua.... hahaha....
saya krang setuju, karna dia hanya memperkaya kluarganya dan rakyat bgi dia no 2. coba klo rakyatnya pinter kita gk di bohongin ama dia. 32th menguasai negri kita tpi apa indonesia ketingglan jauh dngan negri orang yg skarang makmur, harusnya sebgian harta suharto di kemblikan ke negara, itu uang kita rakyat indonesia yg mlng punya pemimpin seprti suharto
saya krang setuju, karna dia hanya memperkaya kluarganya dan rakyat bgi dia no 2. coba klo rakyatnya pinter kita gk di bohongin ama dia. 32th menguasai negri kita tpi apa indonesia ketingglan jauh dngan negri orang yg skarang makmur, harusnya sebgian harta suharto di kemblikan ke negara, itu uang kita rakyat indonesia yg mlng ounya pemimpin seprti suharto
Bpk.Soeharto sudah seharusnya pantas menjadi Pahlawan Nasional . Mengapa? Karena Jasanya yang membuat negara kita Maju pesat dibandingkan negara asia lainnya.Yang membuat kharismanya jelek bukan Soeharto tapi para pendukungnya yang selalu memuji muji selama bapak memimpin.Saya yakin bahwa bpk.Soeharto tidak ada jiwa untuk menghancurkan negara ini .
Soeharto berhak, patut dan pantas mendapat gelar pahlawan apapun. Diberi gelar ataupun tidak, suka atau tidak suka, diakui atau tidak diakui beliau tetap seorang pahlawan Indonesia dan seorang negarawan sejati.
terlepas dari segala kesalahan dan jasa beliau sebagai presiden RI,janganlah kita terburu buru dalam mengambil keputusan,karena ini akan menentukan sejarah bangsa ini kedepan,sebelum mengambil keputusan marilah kita luruskan dulu sejarah bangsa ini sejak 45 tahun belakangan ini,karena bagaimana pun juga kita harus memberikan kejujuran pada bangsa ini,generasi yang akan datang jangan kita bohongi,bangsa ini harus bisa menerima baik buruknya kenyataan yang telah terjadi,kita harus bisa menentukan mana yang salah mana yang benar,biarlah rakyat yang menentukan apakah Bapak Soeharto layak mendapat gelar Pahlawan nasional.hanya waktu yang bisa menjawab.
Makin aneh saja bangsa ini. Masak aktor perusak bangsa mau dijadikan pahlawan. Padahal jelas2, morat-maritnya Indonesia kini karena dosa2 Suharto dimasa lalu. Suharto telah mengajarkan bangsa ini KKN dan hingga kini 'penyakit' ini sulit diberantas dan masih berlanjut. Akibatnya, sangat cita2 kemerdekaan dan mensejahterakan kehidupan rakyat tak tercapai akibat merajalelanya KKN warisan Suharto. Presiden Orde Baru itu juga dalang membengkaknya hutang kita dengan luar negeri. Dan yg lebih sadis lagi, Suharto terlibat dalam pembantaian rakyat di beberapa wilayah di nusantara, termasuk Aceh masa DOM. Di Aceh, ribuan orang mati setelah disiksa ABRI, antek Suharto. Nah pantaskah jika Suharto jadi Pahlawan??? Bukankah Suharto layak disejajarkan dengan Hitler.
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.