Sudah 12 tes dilakukan untuk memastikan siapa orang yang tewas dalam penggerebekan di Temanggung, Jawa Tengah. Namun tak satu pun tes yang menyimpulkan bahwa mayat itu adalah Noordin M Top.
paling saya belum mengerti, mengapa seolah-olah ketika kejadian penggrebekan temanggung, polisi seperti menutup-nutupi kepada media masa, setidaknya polisi memberi penjelasan dalam jumpa pers..
aduh.... salah lagi... ayo dong para intel, semangadh.. lagian menurut saya proses pengepungan terhadap rumah tersebut terlalu di dramatisir... sampai2 menerjunkan sebegitu banyak anggota polisi..
Hal serupa juga diungkapkan pengamat terorisme Singapura, Rohan Gunaratna. Dia tak yakin jika mayat yang berada di instalasi kedokteran forensik RS Polri Sukanto, Jakarta Timur itu adalah Noordin. "Ada kelompok Noordin yang kini ditahan. Mereka pasti bisa mengenali apakah itu mayat Noordin atau bukan," katanya.
pengamat terorist kok komentarnya begini?
ya jelas pasti jwban mereka apabila ditanya benar ini noordin apa bukan,,kemungkinan besar pasti mereka jwb "iya,,benar ini noordin."
kenapa saya berpendapat demikian,,karena tujuan mereka adalah untuk mengelabui petugas supaya noordin tidak masuk dalam target lg.lagipula tujuan mereka jihad,,pasti mereka tidak mau berkhianat sama atasannya..justru jebak mereka,,dengan pertanyaan lain,,,atau bila perlu di HIPNOTIS sekalian sama ahli hipnotis,,supaya mereka memberikan keterangan jujur!!
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.