Maraknya aksi terorisme kembali mengusik ketenangan rakyat Indonesia akhir-akhir ini. Hal itu pun semakin diperparah dengan sikap reaktif pemerintah dalam menanggulangi terorisme.
subhanalloh,sesungguhnya apa yg dikatakan oleh rosulluloh memang benar,bahwa diakhir jaman banyak orang yang mengaku berilmu,tetapi justru menjerumuskan orang keneraka,karena kebodohannya,contohnya ya pernyataan tentang jenggot oleh orang ini,banyak hadist yg menyatakakan ttg wajibnya jenggot,ATO MUNGKIN ORANG INI TDK INGIN DICAP TERORIS,DENGAN MENJUAL AGAMANYA?SUNGGUH KLO CIRI2 TERORIS HANYA PENAMPILAN FISIK YG DISEBUTKAN ITU,APAKAH ORANG ARAB SEMUA TERORIS?ATO KYAI2 DIPESANTREN2 SEMUA TERORIS?INI HANYA PROVOKASI UNTUK MENAKUTI ORANG2ISLAM UNTUK BELAJAR ISLAM YG SESUNGGUHNYA.SEMOGA ALLOH MEMBERI PERINGATAN KEPADA ORANG2 YANG MENJUAL AGAMANYA DEMI DUNIA!!!!!AMIN!!!!AMIN!!!!
masya alloh bapak ini kalo komentar kelihatan sekali kalau dia beragama islam tapi tidak tahu tentang islam, saya kasih tahu pak, jenggot hukumnya wajib bagi seluruh umat muslim, dan ada faedahnya ternyata nabi muhammad saw mengajarkan kepada kita tentang kesehatan yang tidak diketahui oleh orang banyak, berdasarkan hasil penelitian ternyata jenggot bisa mengurangi resiko orang terkena kanker kulit. subhanalloh. sebelum komentar dipikir dulu pak...anda orang pesantren mungkin harusnya lebih tahu dan ngerti...
setahu saya berjenggot kok wajib to ustadt. itu juga pendapat Imam Safii dan imam yang lain. berjenggot itu untuk tidak tasabuh dengan wanita dan kaffir (berkumis )????????
Siapa bilang tokoh yahudi tidak berjenggot?.(lihat vidio orang yahudi yang dibantai oleh tentara Napoleon), hampir semua tokoh yahudi berjenggot. masalahnya apakah mental extrim mereka sama dengan orang berjenggot lainnya? aku rasa sebagian mirip.
Wah, kasihan kali tu Mas Dar, masa iya seorang tokoh agama ngomongnya seperti itu, lebih baik belajar dulu lagi, kan malu semua orang baca soalnya. Informasi itu buat pencerahan bukan pengkaburan Mas...
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.