Kami Rakyat Indonesia sdh capek mendengar pemberitaan itu, capeknya Pemerintah Indonesia tak tegas mengganyang Malaysia. Kmi Rakyat Indonesia terlecehkan dan Kami Rakyat Indonesia siap PERANG melawan si ganyang itu, Indonesia kan MACAN ASIA, buktikan Indonesia ku tercinta, LEBIH BAIK KT MATI D MEDAN PERANG DR PD KT TAK PNYA HARGA DIRI . PERANG KAMI SIAP
Kini saatnya bagi pemerintah untuk peduli kepada kesenian yang terkandung dibumi Indonesia, agar tidak terjadi hal-hal seperti ini lagi.
"Seniku adalah martabat Negaraku"
orang indonesia emang baru bekoar kalo lagi ada masalah, selama ini kebudayaan sendiri ga perna diperhatiin, sudah bagus bangsa malaysia tertarik dengan budaya kita,
yah daripada terlantar sama bangsa sendiri lebih baik diklaim saja sama bangsa lain, yang penting budaya tersebut bisa ada sampai beberapa generasi ke depan.
duh malisya kreatif dikit donk. mask hak cipta negara orang di lkaim juga.
pembajakan buat kita g mampu lho??
semangat wat pem indonesia untuk mempertahan kan kebudayaan dr nenek moyang qt
Sebenarnya yg gk tau diri itu Malingshit... Dah jelas2 Tari Pendet punya indonesia tapi masih juga ngeklaim... Memang sepertinya MAlingshit lgi cari gara2 ama indonesia... Dari kasus batas wilayah ampe kesenian...Ayo INDONESIA tunjukan pada malingshit bahwa kita negara besar... Ganyang malingshit... MERDEKA.....!!!!
Repotnya kalo punya pemimpin gak bisa marah..? Kaya'nya Malaysia mo klaim satu persatu kekayaan Indonesia karena mereka tau bangsa ini lamban bertindak. Begitu bertindak banyak salahnya.. Mereka itu hanya rumpun melayu doang aslinya, dan semua yang mereka klaim itu tidak identik dengan melayu, sementara Indonesia sangat beragam suku bangsanya dan kaya budaya dll, bahkan paling beragam sedunia! Perang memang bukan tindakan yang tepat, tapi tindakan pemerintah selama ini pun sangat payah, diplomasi2 mulu, emang mo makan diplomasi?!
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.