Penertiban terhadap pengemis dan gepeng mulai serius dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dalam penegakannya, Pemprov akan menghukum warga yang kedapatan bersedekah kepada pengemis dengan bayar denda sebesar Rp20 juta. Wow...!!!
biasalah di negara ini masih ada juga yang berpikiran secara setan, pemprov ini pernah sekolah nggak ya, apa cuma lulusan Taman kanak kanak semua. pak kalau mau denda jangan nanggung nanggung sekalian aja yang ngasih di hukum gantung. ini nama nya akal akalan satpol pp yang koordinasi pengemis untuk sengaja sampai kejebak yg ngasih sedetkah, wah ini namanya satpol pp udah biang bajingan . sengaja kerjasama .sayang di jakarta nggak ada ijin senjata api kalau ada gue tembak tuh satpol pp
Iki Pemerentah sing ana-ana aja lah, ana sing baik karo nyong malah didenda. 20 Juta dendanya, kakehan pak. Mbok ya dipikir, sapa sing arep ngopeni nyong. Pemerentah jan blabar ora nggenah, Kuwi duit negara dikorup sampean meneng bae. Ana aturan ko ya ora jelas, dasar wong gemblung. Wis lah, nyong ngamen maning..... gagal maning...gagal maning son!!.
kalau kita memberi pengemis dengan ikhlas saya rasa tidak ada salahnya.apalagi sekarang bulan suci Ramadhan kita harus sering-sering beramal....................../
Ngasi sedekahnya ke pengemis see..Coba klo ngasinya ke Pejabat bakalan cepet naek pangkat ato ngasinya ke birokrat pasti tuu urusan gak ada yg telat.Kenapa gak berani nangkep koordinatornya...ehmm,cari muka aja nii Satpol PP.gTU,TRIMS.
huh?? mau berantas pengemis..
orang yg ngasih sedekah yg di tangkep???busyet.. udah pada males mikir yah...
buka lapangan kerja baru.. tampung tuh orang tua.. ama anak terlantar..
UU yg di banggain tapi ga pernah di pake..gmana rakyat mau nurut???
ahh ,ini namanya jebakkan .tega sekali orang mau ngasih ke pengemis didenda ,kalau pemprov punya otak dan manusiawi ya udah bubarin pengemis donkk ini sungguh nggak masuk diakal. siapa yang goblok dan siapa yang pintar ini pemprov sengaja menjebak emang lu kira gampang cari uang 20 juta... bener bener keterlaluan ini pemprov manusiawi atau binatangwi
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.