Sabtu, 10 Oktober 2009 19:08 wib

Warga Cirebon Tolak Pemakaman Syaifudin & Syahrir

Tantan Sulton Bukhawan
Warga tempat leluhur Syaifudin Zuhri dan M Syahrir, di Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon menolak Syaifudin dan Syahrir yang diduga tewas dalam peristiwa penyergapan di Ciputat, Tangerang kemarin siang, dimakamkan di kampung itu.
  • bejo » 0 Tanggapan
    @heru : ralat dikit mas heru nulisnya Allohu Akbar bukan Allah Huakbar.....ayo tulisanku ini diralat juga kalo kurang benar...ketahuan deh kalo........tau sendirilahh
    Beri Tanggapan Laporkan
  • bejo » 0 Tanggapan
    @heru : ralat dikit mas heru nulisnya Allohu Akbar bukan Allah Huakbar.....ayo tulisanku ini diralat juga kalo kurang benar...ketahuan deh kalo........tau sendirilahh
    Beri Tanggapan Laporkan
  • GOBLOK » 0 Tanggapan
    PASTI TIDAK MAU DAERAHNYA DI CAP SEBAGAI DAERAH TERORIS YA?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • teguh riyadi » 0 Tanggapan
    betapa naifnya mereka, harusnya mereka sadar setiap kita yang meninggal akan kembali ke pangkuan Allah SWT tak peduli dia teroris, perampok, pembunuh, pemerkosa, koruptor, pejabat dll, sadarlah wahai rakyat indonesia. Koruptor lebih jahat dari mereka berdua, koruptor lebih menyengsarakan rakyat, sudah sepatutnya mereka juga dilarang dikubur di tanah indonesia.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • heru » 0 Tanggapan
    apa yg dilakukan warga cirebon sudah benar,warga mana mungkin cari muka. warga ingin daerahnya tidak mau dicap kampung teroris,mereka ingin membuktikan bahwa mereka menolak segala bentuk kejahatan terorisme apalagi pelaku menjelekkan islam! ini juga membuktikan,Allah maha besar & ini merupakan azab Allah yg diberikan kepada mereka bahwa di dunia saja mereka tidak diterima apalagi ketika di hadapan Allah! Allah Huakbar..Allah Huakbar..Allah Huakbar..
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Sandy » 0 Tanggapan
    Orang sudah mati wajib dimakamkan. Warga seolah cari muka mereka anti teroris.Karena aksi mereka akan mendapat sorotan media. Mestinya tolak juga jenazah koruptor, pezina, pemadat narkoba dst biar adil.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.