Minggu, 25 Oktober 2009 21:02 wib

Rumah Petinggi TNI AL Dikepung Warga Sidoarjo

Abdul Rouf
Ratusan warga Desa Keboan Anom, Kecamatan Gedangan, Minggu (25/10/2009) siang mengepung rumah Letkol Yusuf yang berada di RT 3 RW 2 desa setempat. Mereka geram karena diduga kuat Yusuf menganiaya Agil Kurniawan (13), yang tak lain tetangganya sendiri.
  • Eddy Kurnia » 0 Tanggapan
    mertua saya adalah seorang perwira TNI AD berpangkat Kapten. Alhamdulillah mertua saya bukan orang yang arogan dan semua keluarga biasa2 aja. baiknya perbuatan Letkol Yusuf jangan dinisbatkan kesemua anggota TNI atau keluarga TNI, buktinya keluarga kita enggak kok, kita biasa2 aja dengan masyarakat, tidak ada kasta yang membedakan kita dengan masyarakat.buat anggota yang arogan semoga cepat insaf, sadarlah negara ini adalah negara Hukum
    Beri Tanggapan Laporkan
  • bingo » 0 Tanggapan
    Ini hanya puncak gunung es. Kejadian Arogansi seperti ini sangat sering terjadi di Sidoarjo. Baik di lingkungan yang dekat fasilitas militer maupun di jalan umum yang sering dilewati anggota. Kebanyakan yang arogan memang dari AL. Hanya selama ini tidak ada yang berani melawan atau melapor. Aparat di Sidoarjo bukan jadi pengayom tapi justru jadi preman dan bikin takut warga.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • wawan » 0 Tanggapan
    bila benar sungguh memalukan seorang pamen memukuli anak kecil, berarti oknum tsb sudah melanggar salah satu butir di 8 wajib TNI (Tidak sekali-kali menakuti dan menyakiti hati rakyat). bikin malu dan mencemarkan nama baik AL saja, apabila tak ingin citra institusi memburuk sebaiknya pimpinan AL mempublikasikan pada media atas tindakan hukum pada oknum yang memalukan tersebut..
    Beri Tanggapan Laporkan
  • fajar » 0 Tanggapan
    wah wah wah .. Yusuf tidak bisa bersosialisasi dengan baik sebagai "pelayan masyarakat" ... -_-"
    Beri Tanggapan Laporkan
  • leman » 0 Tanggapan
    ujun2ngya pasti damai, korban dikasi duit sebagai kompensasi abis dipukuli. peace !!!!!!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • luky faisal » 0 Tanggapan
    kalo anak-anak kita ribut sama anak-anak tetangga, kita orang tua nya nggak perlu pake ikut-ikutan ribut, jadi penengah saja, bijaksanalaaaah!!! terus kalo hidup kita masih mengandalkan gaji dari pemerintah (uangnya dari rakyat juga lho), ya jangan so so an kaya yang bisa menghasilkan uang sendiri gitu lho... , gimana dah ngerti? kalo belum ngerti juga, walah ..... bingung dah ....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • jodi » 0 Tanggapan
    sifat militeristik jangan dibawa-bawa dilingkungan warga masy, kalau hal seperti itu terjadi yg jelek selain yg bersangkutan, juga institusinya. capek dech.... hari gini masih ada seorang pamen yg sok-sok'an
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.