Rencana kenaikan gaji presiden dan menteri dinilai sangat tidak etis di tengah kondisi masyarakat yang masih memprihatinkan. Baik akibat bencana alam maupun beban ekonomi dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
sudah seharusnya pemerintah membenahi sistem penggajian dan sistem kesejahteraan bangsa Indonesia, bukan hanya pejabat negara, tetapi juga ratusan juta anak bangsa, artinya, Pemerintah harus menjamin pendidikan murah, kesehatan, jaminan terkendalinya inflasi, dan yang terpenting jangan suka menggusur pedagang kaki lima, karena kita bukan seperti amerika yang rakyatnya sudah terjamin kesejahteraannya sehingga bisa menata kota dengan baik, biarkan PKL berdagang, yang penting halal, daripada mereka berubah menjadi penjahat? toh mereka juga memberi andil untuk perbaikan ekonomi negeri ini.
sebenarnya kalaupun tidak dinaikan...anggaran itu tetap saja bocor...katanya malah diatas 40 %...mungkin masyarakat harus rela memberi gaji yang besar buat para pejabat...dari pada mereka jadi maling...kalau setelah gajinya dicukupkan tetap maling...baru kita gantung rame-rame...daripada kondisi sekarang...masyarakat lebih enjoy melihat gaji pejabat seperti sekarang dan permisif dengan KKN dengan alasan pembenaran untuk menutupi kekurangan gaji...lebih baik berkorban..sakit...tapi ada manfaat lebih besar
Belum kerja sudah mau naik gaji enak bener ya? Belum ketahuan gmn kinerjanya mau naik gaji enak bener ya? Parahnya lagi anggota DPR kita, belum kerja sudah dapat gajian.
Yg begini-begini nih cuman ada di Indonesia
gaji 2jt, tunjangan 1jt ajah masih bisa hidup biarpun tanpa tunjangan negara
bagemana dengan gaji yang 19jtan,tunjangan 100jtan fasilitas dari negara kow bilang masih kurang
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.