Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Amin Rais meyakini bahwa konflik yang terjadi antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mustahil dapat melahirkan people power yang bersifat masif seperti yang dikhawatirkan banyak pihak.
sudahlah pak amin, nasihati aja dulu kader 2 PAN. Rakyat itu lebih tau apa yg mereka inginkan. Jangan menganggap remeh rakyat pak, tanpa gerakan rakyat bapak nggak jadi ketua MPR.
Mustahil apanya?? Udah lupa apa kejadian 1998? Di Solo? Yogya, Jakarta? masih banyak lagi kok tempatnya... Di Jogja malah para mahasiswa dibantu masyarakat awam bisa mengalahkan POLRI... Itu bukan tidak mungkin terjadi lagi, yaaa...mudah-mudahan tidak.
negara ini negara kesatuan Refublik Indonesia.penghuninya warga negara indonesia, makan dan minum dari refublik Indonesia,besar untuk refublik Indonesia, maju bersama Refublik Indonesia.bagi mereka yang dipercayai jadi pejabat dan pemimpin ayooooo kita dorong untuk majunya indonesia.JANGAN RIBUT MELULU,JANGAN KISRUH MELULU. PADA WAKTUNYA PASTI ADA GILIRAN UNTUK KITA JADI PEJABAT/pemimpin. APALAGI EGO BAHWA KITALAH YANG YANG PALING........DAMAILAH INDONESIA, TENTRAMLAH INDONESIA, KITA MALU, MALU DAN MALU NGURUSI DIRI SENDIRI KOK KAYA REBUTAN WARISAN...........titik
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.