Tokoh reformasi Amien Rais ikut berkomentar soal konflik antara Polri dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mantan Ketua MPR ini berpendapat bahwa politisasi terhadap kasus ini berpeluang pada aksi anarkisme masyarakat.
Pak, gimana sih, muncul belakangan malah gitu. Cobalah bantu Tim 8 mengungkap fakta-fakta gitu. Bapak kan mestinya juga pernah ngerti suasana di Pusat itu kayak apa.
Pak Amin tolong dong.. nasehati pejabat kita supaya kembali ke jalan yang benar, tetaplah jadi pejabat jangan jadi penjahat......kasihan rayat kecil ini...dah susah ditambah lagi ngeliat berita para pejabat jadi penjahat...
Tolong jgn membuat komentar provokasi dan mengajarkan Anarkisme pada masyarakat. Krn komentar bernadakan persuasif (ajakan) ANARKI, adalah akan berarah pada tindakan anarki yg sebenarnya dan secara tidak langsung seperti perintah dan ancaman, serta akan memancing LSM yg di biayai Pihak yg tidak PUAS dengan Pemerintah bertindak anarki yg akan mengobok-obok negara Kesatuan RI dengan alasan ketidak percayaan pada Institusi. Lihatlah semua Case ini dengan akal sehat. Inilah yg namanya pemberantasan Korupsi dan Reformasi dengan sistem (Bukti nyata adalah Institusi POLRI , Kejaksaan dan KPK mulai tercium siapa saja yg menjadi tikus dan mulai di lengserkan. BRAVO RI 1. Bukan dengan ANARKI. Hanya orang garis kiri yang berpikir masalah ini akan berujung pada anarki. Karena itulah mereka bukan membantu mencari pelaku koruptor, malah berkomentar yg tidak masuk akal, kami warga negara RI cinta perdamaian dan bukan bangsa barbar yg penyelesaian selalu dengan anarki. Yang berbicara anarki adalah KORUPTOR itu sendiri yg khawatir tercium maka mengambil jalan pintas dengan kekuatan dana yg dimiliki hasil dari korupsi digunakan untuk membiayai tindakan ANARKI. Wallahu Alam.
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.