Sebagian massa pendukung gerakan pemberantasan korupsi yang berkumpul di Bundaran HI, melakukan aksi bakar jerami di tengah jalan. Aksi ini dilakukan oleh massa dari Perhimpunan Rakyat Pekerja (PRP).
Saya berada di tempat kejadian, dan ingin mengatakan:
Fakta 1: Yang dibakar adalah boneka buaya berisi jerami, dan tentu semua orang Indonesia (kecuali idiot) paham maksudnya.
Fakta 2: Seorang petugas polisi hampir saja mengamuk kalau tidak ditarik temannya di sebelah mobil yang diapakai demonstran.
Fakta 3: Polisis tidak bersikap persuasif, tapi marah-marah dengan berteriak. Inilah penyebabnya kenapa mereka diteriaki "buaya".
Bagaimana pertanggungjawaban kalian, Okezone?
pamer wajah-wajah tidak bersalah, disebabkan mereka menganggap bahwa kebenaran, hanya didasarkan bukti fisik yang bisa direkayasa. Bukan berdasar kejujuran hati nurani. ITULAH INDONESIA !
kalau melaporkan berita yang valid dunk,, tujuan pembakaran itu jelas sebagai simbolisasi,, soal polisi tidak terpancing itu salah, sebab dua kali polisi sempat hampir melakukan tindakan fisik, saya berada di lokasi pada saat kejadian dan memiliki dokumentasinya.
Wah,d bayar berapa sih ikut demo2 gituan..mau bela mati2an kpk yg kt ndk tau sndiri kebenarannya..sebenarnya kt sbagai masyarakat harus bersifat netral..apalagi sampai mencibir pejabat negara..maunya sebenarnya apa..kalau kita ndak percaya sama mereka,kalian aja yang mimpin negara..
Kami rakyat tidak HERAN kalau Amgg DPR Komisi3 berseberangan dg aspirasi rakyat...wong yg ditauh disitu ORANG2 YG DOYAN KOMISI alias orang3 yg bermasalah dg KPK...makanya oleh partainya "Minta ditaruh" di Komisi3 biar bisa bekerjasama dg BUAYA mengkerdilkan KPK...Swear saja untuk urusan pemberantasan KORUPSI lembaga warisan ORDE BARU PLORI dan Kejaksaan...SANGAT TIDAK LAYAK MENANGANI KORUPSI....sory ya pasa bromocorah senayan, KPK akan kami bela MATI2AN
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.