Rabu, 11 November 2009 02:05 wib

Tolak Rekomendasi Tim 8, Komisi III Malah Dukung Kejagung

Yuni Herlina Sinambela
Pertemuan Komisi III DPR dan Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak) berujung ricuh sehingga rapat dihentikan. Kompak menilai Komisi III berpihak kepada Kejaksaan Agung yang meneruskan kasus Bibit-Chandra.
  • Orin » 0 Tanggapan
    wakil rakyat harusnya menyuarakan suara rakyat, bukan sebaliknya! Mungkin jg mereka yang duduk diDPR lupa siapa yg mendudukan mereka, alias lupa diri!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • rony » 0 Tanggapan
    publik semakin tahu bahwa kejaksaan dan DPR adalah sama-sama mafia hukum,...DPR bubarkan saja tegakkan peradilan rakyat...ok...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Gerandong » 0 Tanggapan
    Wahai rakyat !!! Sadarlah bahwa mereka adalah KOMISI BUAYA ...... yang sudah lupa jati dirinya padahal baru dilantik beberapa hari !!!! Buat angket dijalanan..... Bubarkan DPR !!!!!!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • adinda » 0 Tanggapan
    DPR = Dapur
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Anak Sumatera » 0 Tanggapan
    Kasus peradilan kita saat ini seperti makan buah SIMALA Kama..dimakan yang ini mati emak..dimakan yang itu..mati Bapak..kalau tak dimakan mati emak dan bapak....kasus ini segera diselesaikan..kalau mau dilanjutkan silahkan lanjutkan..jgn pakai dengar pendapat berbagai pihak lagi..semuanya merasa benar diatas kesalahan..2oo juta lebih rakyat sudah bisa menilai..semakin banyak dan lama DPR rapat dan sidang terus..otomatis semakin besar bonus yang akan diterimanya dari negara ini....
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.