Sabtu, 21 November 2009 11:48 wib

Istana Klarifikasi Kalimat 'Jangan Paksa Saya'

Frida Astuti
SBY menerima rekomendasi tim 8 (Foto: Daylife)
Pernyataan Presiden "Jangan Paksa Saya" yang dikutip sejumlah media beberapa waktu lalu mendapat respons dari pihak Istana. Dijelaskan pernyataan tersebut, sedikit mengalami distorsi kontekstual.
  • RIKO » 0 Tanggapan
    BODOH ITU BUKAN HANYA MILIK ORANG GA SEKOLAH TP PROFESOR, DOKTORPUN TIDAK SEDIKIT YG BUDOH KARENA KEKOTORANNYA SERING MENDISTORSI PERNYATAAN PIHAK YG DIA TDK SENANGI...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • telomania » 0 Tanggapan
    Capek....tunggu saja action-nya...kalau tidak ada...ya sama saja bo'ong....!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • kun widanarko » 0 Tanggapan
    pak sby kok seperti orang bingung, ayo bertindak dong waktu berjalan terus nih. kalo anda tidak mau mengapa-apa buat apa bentuk tim 8???
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Diro » 0 Tanggapan
    Dah kamisosolen dech, makane gak usah kakean Pidato langsung action. Dikit2 ralat, ralat koq dikit. Diklarifikasipun udah percuma, udah kadung ditelan ama rakyat. Mungkin itu suara hati SBY yg tidak disadari akhirnya keluar juga. Kenapa harus Senin, cari hari baik udah basi Kang Beye
    Beri Tanggapan Laporkan
  • dodi es em » 0 Tanggapan
    itulah kenapa pak sby nggak mengganti kapolri dan jakgung utk periode KIB 2, semata agar beliau2 mempertanggungjwbkan dl apa yg belum diselesaikannya, soalnya nanti akan berimbas pd pejabat yg baru.....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • nyeselpilih sby » 0 Tanggapan
    Mikirin sikap "anehnya" SBY..Hari ini Sabtu 21 nop harapan untuk SBY tinggal sebiji aja, mungkin yg sebiji ini akan hilang di HARI SENIN..ANEH...ANEH sekali melihat menyaksikan sikap SBY thd rekomendasi Team 8...Tanda2 bahwa saya harus MENCABUT MANDAT kian dekat (2 x jadi pilhan sy di Pilpres)...MOMENTUM BESAR menuju Hukum yang Jujur dan Adil kayaknya akan segera hilang berganti menjadi kehidupan HUKUM FORMAL2AN TAPI KORUP...persis zaman ORDE BARU...Apa yang bisa diharapkan dari seorang kepala negara kepala pemerintahan yg lamban membuat keputusan,...apa yg bisa diharapkan dr pak SBY yg hanya bisa bilang "tidak mau melampaui kewenangan" "taat hukum"...ah alasan2 yg mbelgedes dicari2 u. menutupi ketidak beranian.....PAK YUSUF KALLA...pak Yusuf Kalla....ternyata kami merindukan Dirimu
    Beri Tanggapan Laporkan
  • masheri » 0 Tanggapan
    ga penting olah kata..yang penting hasilnya..
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.