Pernyataan Presiden "Jangan Paksa Saya" yang dikutip sejumlah media beberapa waktu lalu mendapat respons dari pihak Istana. Dijelaskan pernyataan tersebut, sedikit mengalami distorsi kontekstual.
BODOH ITU BUKAN HANYA MILIK ORANG GA SEKOLAH TP PROFESOR, DOKTORPUN TIDAK SEDIKIT YG BUDOH KARENA KEKOTORANNYA SERING MENDISTORSI PERNYATAAN PIHAK YG DIA TDK SENANGI...
Dah kamisosolen dech, makane gak usah kakean Pidato langsung action. Dikit2 ralat, ralat koq dikit. Diklarifikasipun udah percuma, udah kadung ditelan ama rakyat. Mungkin itu suara hati SBY yg tidak disadari akhirnya keluar juga. Kenapa harus Senin, cari hari baik udah basi Kang Beye
itulah kenapa pak sby nggak mengganti kapolri dan jakgung utk periode KIB 2, semata agar beliau2 mempertanggungjwbkan dl apa yg belum diselesaikannya, soalnya nanti akan berimbas pd pejabat yg baru.....
Mikirin sikap "anehnya" SBY..Hari ini Sabtu 21 nop harapan untuk SBY tinggal sebiji aja, mungkin yg sebiji ini akan hilang di HARI SENIN..ANEH...ANEH sekali melihat menyaksikan sikap SBY thd rekomendasi Team 8...Tanda2 bahwa saya harus MENCABUT MANDAT kian dekat (2 x jadi pilhan sy di Pilpres)...MOMENTUM BESAR menuju Hukum yang Jujur dan Adil kayaknya akan segera hilang berganti menjadi kehidupan HUKUM FORMAL2AN TAPI KORUP...persis zaman ORDE BARU...Apa yang bisa diharapkan dari seorang kepala negara kepala pemerintahan yg lamban membuat keputusan,...apa yg bisa diharapkan dr pak SBY yg hanya bisa bilang "tidak mau melampaui kewenangan" "taat hukum"...ah alasan2 yg mbelgedes dicari2 u. menutupi ketidak beranian.....PAK YUSUF KALLA...pak Yusuf Kalla....ternyata kami merindukan Dirimu
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.